Tuban (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa. Seorang pelajar SMP asal Dusun Dawung, Desa Grabagan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, meninggal dunia di lokasi setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk Fuso, Minggu malam (22/6/2025).
Korban berinisial OVI (14), yang mengendarai sepeda motor Honda GL tanpa nomor polisi, tewas seketika akibat benturan keras. Sementara itu, rekannya MYA (14), yang juga berasal dari Dusun Dawung dan berboncengan bersamanya, mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Rengel.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistiono, menjelaskan peristiwa terjadi di Jalan Pakah–Rengel, tepatnya di Dusun Beron, Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.
“Semula kendaraan Honda GL tanpa nopol yang dikemudikan OVI berpenumpang MYA berjalan dari arah timur ke barat,” jelas Ipda Eko, Senin (23/6/2025).
Namun nahas, saat mencoba mendahului kendaraan di depannya, motor yang dikendarai OVI justru mengambil jalur kanan dan masuk ke lajur berlawanan. Di saat bersamaan, dari arah barat ke timur datang truk Fuso bernopol S-8465-UC yang dikemudikan Akhmad Sodiq Nurwanto (50), warga Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.
Tabrakan pun tak terhindarkan. OVI dinyatakan meninggal di lokasi akibat luka parah, sementara MYA mengalami cedera dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Akibatnya OVI meninggal dunia dan penumpang MYA mengalami luka-luka dan telah dirawat di Puskesmas Rengel,” pungkas Ipda Eko. [dya/beq]






