Surabaya (beritajatim.com) – Agensi hiburan Korea Selatan, P NATION, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kontroversi teaser video debut girl group pendatang baru, Baby DONT Cry.
Teaser lagu bertajuk ‘F Girl’ sebelumnya menuai sorotan publik lantaran visual yang dinilai menimbulkan tafsir negatif dan dianggap terlalu provokatif.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu (22/6), P NATION menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa tidak nyaman atau terganggu dengan cuplikan video tersebut.
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada siapa pun yang merasa tidak nyaman atau khawatir karena video teaser tersebut,” ujar pihak agensi dalam keterangan tertulisnya.
Meskipun menerima kritik, P NATION menjelaskan bahwa konsep video dan lagu utama ‘F Girl’ sebenarnya membawa pesan positif. Lagu ini dimaksudkan untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjadi diri sendiri dan tidak terkungkung oleh standar nilai atau penilaian sosial.
“Lagu ini mengandung pesan agar kita dipahami sebagaimana adanya, tanpa terikat oleh standar yang ditentukan orang lain, seperti penilaian berdasarkan nilai huruf A sampai F,” tulis P NATION.
Menanggapi salah satu adegan dalam teaser yang dianggap mengandung unsur sensual, seperti aksi “mengunyah permen karet” dan “mengisap permen”, P NATION menjelaskan bahwa adegan tersebut dimaksudkan untuk memperlihatkan nuansa ceria dan sedikit pemberontakan, bukan unsur sugestif. Namun untuk menghindari kesalahpahaman lebih lanjut, adegan tersebut akan dihapus dari versi akhir video musik.
“Tidak ada elemen provokatif atau sugestif dalam keseluruhan alur video musik yang akan dirilis. Namun, untuk menghindari potensi kesalahpahaman, kami telah memutuskan untuk menghapus adegan tersebut dari versi akhir,” tegas agensi tersebut.
Selain itu, simbol cherry yang turut mencuri perhatian dalam teaser juga diklarifikasi. P NATION menjelaskan bahwa pemilihan simbol tersebut tidak dimaksudkan dengan makna negatif.
Ceri dipilih karena mewakili citra ceria, berwarna, dan berenergi, yang dianggap sesuai dengan karakter para anggota Baby DONT Cry.
“Simbol cherry digunakan secara luas dalam berbagai konten dan brand global dengan makna yang positif. Kami tidak pernah mempertimbangkan makna lain di luar itu,” jelas mereka.
Baby DONT Cry sendiri merupakan girl group beranggotakan empat orang yakni Yihyun, Kumi, Mia, dan Benny. Mereka dijadwalkan debut pada Minggu (23/6) dengan single perdana berjudul ‘F Girl’.
Sayangnya, momen debut mereka justru dibayangi polemik terkait visual teaser dan simbolisme yang memicu beragam interpretasi dari publik.
Sebagai penutup, P NATION menegaskan komitmennya untuk terus mendukung para member dan memastikan perjalanan Baby DONT Cry tetap sehat dan positif.
“Kami akan melakukan yang terbaik agar perjalanan Baby DONT Cry dapat tersampaikan kepada penggemar secara sehat dan menyenangkan,” pungkasnya.(mnd/ted).






