Mojokerto (beritajatim.com) – Tim sepak bola putra Kabupaten Mojokerto kembali menjalani pertandingan kedua lawan Kota Batu dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025, Minggu (22/6/2025). Kabupaten Mojokerto menduduki puncak klasemen sementara Grup C setelah menang 2-0 atas Kota Batu.
Pelatih tim, Zaenal Fanani mengaku bersyukur, anak asuhnya bisa meraih kemenangan di laga kedua yang digelar di Lapangan Universitas Negeri Malang tersebut. “Alhamdulillah, di laga kedua menang 2-0 lawan Kota Batu. Gol tercipta di babak pertama, menit 32 dan 35,” ungkapnya.
Gol tercipta dari kaki kapten, Dias Permana Raka melalui tendangan bebas. Tiga menit berselang, Muhammad Fauzi menambah gol melalui tendang sudut. Menurutnya, anak asuhnya telah menjalani instruksi yang diberikan Tim Pelatih sehingga bisa menang 2-0 di laga kedua tersebut.
“Memang saya instruksikan di babak pertama untuk bermain menekan dan babak kedua bertahan tapi tidak boleh kebobolan. Karena jeda hanya satu hari sehingga kita harus melihat stamina pemain untuk laga selanjutnya. Dan instruksi tersebut dijalankan anak-anak meski masih ada evaluasi,” katanya.
Di babak kedua banyak peluang tercipta tapi tidak bisa berbuah gol. Meski begitu, Fanani menyebut jika organisasi bertahan tim sudah sesuai dengan instruksi tim pelatih. Menurutnya, di laga kedua anak asuhnya sudah bisa beradaptasi dengan lapangan berbeda saat laga perdana lalu.
“Saat lawan Kabupaten Banyuwangi pada, Jumat (20/6/2025) lalu, anak-anak belum mengetahui kondisi lapangan dan permainan lawan. Tapi di laga kedua ini, mereka sudah beradaptasi dan kita sudah mengetahui permainan lawan. Di laga kedua ini, anak-anak sudah beradaptasi,” ujarnya.
Dengan kemenangan tersebut, Tim Sepak Bola Putra Kabupaten Mojokerto menduduki puncak klasemen sementara Grup C dengan poin 4. Ini setelah di pertandingan lainnya, Kota Surabaya menang tipis 1-0 lawan Kabupaten Banyuwangi. Meski begitu, masih ada evaluasi dari laga kedua.
“Poin lebih tinggi, sementara puncak klasemen. Poin 4, agregat gol. Disusul Kota Surabaya poin 4, Banyuwangi poin 1 dan Kota Batu dengan poin 1. Evaluasinya dari laga kedua tetap di finishing,” tegasnya. [tin/ian]






