North Carolina (beritajatim.com) – LaLiga bakal dimulai 17 Agustus mendatang. Tetapi bagi Real Madrid, tekanan hebat sudah dirasakan sejak sekarang. Itu dipicu hasil imbang 1-1 dengan Al Hilal pada matchday pertama Piala Dunia Antarklub (18/6).
Hasil itu sudah cukup membuat tim asuhan Xabi Alonso tersebut insecure jelang matchday kedua melawan CF Pachuca dini hari nanti di Bank of America Stadium, North Carolina. Jika kembali gagal menang sedangkan RB Salzburg mengalahkan Al Hilal, maka satu tiket ke 16 besar dari grup H hilang dari tangan Real.
Artinya, satu-satunya jalan Real ke 16 besar adalah memenangi dua matchday tersisa. Selain melawan Pachuca, mereka akan meladeni RB Salzburg pada matchday pemungkas (27/6).
Meski berstatus juru kunci grup, Pachuca masih berpeluang lolos 16 besar jika menang di dua matchday berikutnya. Bakal jadi sensasi luar biasa jika mereka mengalahkan Real dini hari nanti.
“Laga ini (vs Pachuca, Red) sangat berat. Aku terbiasa dalam tekanan. Ini tugasku untuk mengendalikan ruang ganti (untuk membalikkan situasi, Red)” ujar Xabi dilansir Real Madrid Confidencial.
Efek domino jika gagal mengalahkan Pachuca bukan sekadar mengancam peluang Real ke 16 besar. Melainkan juga menambah beban jelang menjalani musim yang sesungguhnya.
Tekanan besar akan mengarah ke dua bek baru Trent Alexander-Arnold dan Dean Huijsen. Terutama jika mereka kembali gagal membuat Real nirbobol seperti pada matchday pertama.
Apalagi, Real masih akan tanpa striker utama Kylian Mbappe. Dilansir Sky Sports, kapten timnas Prancis itu kembali absen lantaran gastroenteritis. Bahkan, Mbappe juga diprediksi absen di matchday pemungkas.
“Semua laga ibarat final bagi kami. Apalagi, kami akan menghadapi raksasa seperti Real,” ucap pelatih Pachuca Jaime Lozano. (dio)
Perkiraan pemain
Real Madrid (4-3-3): 1-Courtois (g); 12-Alexander-Arnold, 35-Asencio, 24-Huijsen, 20-Fran Garcia; 8-Valverde (c), 14-Tchouameni, 5-Bellingham; 11-Rodrygo, 30-Gonzalo Garcia, 7-Vinicius
Pelatih: Xabi Alonso
CF Pachuca (4-3-3): 25-Moreno (g); 24-Rodriguez, 4-Bauermann, 16-Pereira, 8-Gonzalez; 28-Montiel, 5-Pedraza, 18-Palavecino; 12-Dominguez, 23-Rondon (c), 29-Kenedy
Pelatih: Jaime Lozano






