Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan harapannya agar para atlet asal Kota Kediri mampu meraih medali emas melampaui target yang ditetapkan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025. Ia menekankan pentingnya doa dan dukungan dari masyarakat, terutama para orang tua atlet, demi mengangkat nama baik Kota Kediri di kancah olahraga regional hingga internasional.
“Semoga atlet Kota Kediri bisa mendapatkan medali emas melebihi target. Doa dan dukungan dari ibu dan bapak sangat penting untuk kesuksesan mereka dan bisa membawa nama baik Kota Kediri, sehingga atlet-atlet kita bisa mencapai ajang internasional,” ujar Vinanda saat acara pengukuhan dan pelepasan kontingen di Ruang Joyoboyo, Pemkot Kediri.
Ia menambahkan bahwa Porprov bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam pembinaan atlet berprestasi. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana seleksi atlet terbaik yang akan membawa nama Kota Kediri ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kita semua tahu bahwa Porprov ini merupakan ajang pembinaan prestasi olahraga, sekaligus menjadi ajang untuk menyeleksi atlet terbaik yang akan mewakili Kota Kediri. Hari ini kita tidak hanya akan melepas atlet-atlet kita, tetapi juga mengukuhkan semangat juang, sportivitas dari atlet kita,” lanjut Vinanda.
Menurut laporan Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko, kontingen tahun ini terdiri dari 289 atlet dan 70 pelatih yang akan bertanding dalam 39 cabang olahraga dari total 64 cabor yang dipertandingkan di Porprov Jatim 2025. Kompetisi ini akan berlangsung di wilayah Malang Raya, meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, mulai 28 Juni hingga 5 Juli 2025.
“Jumlah kontingen atlet Kota Kediri yang ikut Porprov Jatim 2025 289 atlet dan pelatih 70 orang, cabor yang diikuti 39 dari yang dipertandingkan 64 cabor. Target medali 70 emas, 70 perak dan 70 perunggu,” kata Eko Agus Koko.
Sebagai catatan, pada Porprov ke-VIII tahun 2023 di Sidoarjo, Kota Kediri berhasil menempati posisi empat besar dengan perolehan 56 emas. Tahun ini, target ditingkatkan menjadi 70 emas, dengan kemungkinan pencapaian hingga 80 emas berdasarkan data internal KONI.
Vinanda pun menyatakan optimismenya terhadap kesiapan dan semangat juang para atlet. Meskipun jumlah kontingen lebih sedikit dibanding tahun lalu, ia berharap hasil yang diraih bisa lebih maksimal. Ia juga memberikan perhatian khusus pada cabang olahraga baru yang diikuti tahun ini.
“Meskipun jumlah kontingen yang ikut serta lebih sedikit dari tahun 2023, tetapi saya berharap persiapannya lebih matang dan atlet-atlet bisa menampilkan penampilan terbaik, dan bonusnya Kota Kediri bisa membawa pulang banyak medali emas. Seperti yang dibilang Pak Koko, targetnya tahun ini mendapatkan peringkat tiga, tetapi saya berdoa semoga bisa menjadi peringkat satu. Saya juga mengapresiasi perjuangan seluruh atlet dan pelatih yang sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Semoga segala usaha yang dilakukan dapat memberikan hasil yang optimal. Terlebih tahun ini ada cabor baru, di antaranya barongsai. Semoga meskipun ini baru, tetapi saya berharap bisa membuahkan prestasi,” tuturnya.
Acara pengukuhan dan pelepasan kontingen dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Sekda Kota Kediri Bagus Alit, Kapolres Kediri Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Ketua Pengadilan Negeri Kota Kediri, anggota DPRD Kota Kediri, Kepala Disbudparpora, Dewan Kehormatan KONI, para atlet, pelatih, serta official dari berbagai cabor. [nm/beq]






