Surabaya (beritajatim.com) – DRF (32) warga Sukolilo yang nekat menunjukan alat kelaminnya ke tetangga perempuan berinisial RN (38) dipulangkan oleh pihak kepolisian dari Polsek Sukolilo. Hal itu lantaran korban tidak membuat laporan resmi. Penanganan dugaan tindak pidana itupun diselesaikan secara kekeluargaan oleh pengurus kampung setempat.
Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, AKP Made Sutanaya membenarkan pihaknya menerima penyerahan dari warga setempat usai DRF tertangkap sedang bersembunyi di lantai 2 rumah kosong di samping kosnya. Namun, karena korban tidak membuat laporan resmi pihak kepolisian tidak bisa menangani proses hukum lebih lanjut.
“Korban tidak membuat laporan. Jadi memang kami menerima penyerahan kemarin. Ada pengurus warga juga. Kesepakatan dikembalikan ke pengurus. Penyelesaiannya di pengurus,” kata Made kepada Beritajatim.com, Selasa (17/06/2025).
Namun, DRF sempat dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Sukolilo hingga lebih dari 5 jam. Usai dimintai keterangan dan memastikan penyelesaian perkara akan dilakukan pengurus kampung, DRF dipulangkan oleh Kanit Reskrim Polsek Sukolilo. “Kami mintai keterangan juga kemarin. Namun, itu kemarin korban tidak membuat laporan jadi kami pulangkan,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Seorang perempuan berinisial RN (38) Sukolilo menjadi korban pelecehan seksual oleh tetangga kosnya sendiri dengan cara menunjukan alat kelamin, Senin (16/06/2025). Aksi itu diketahui korban dan sempat menjadi perhatian warga.
Dari informasi yang dihimpun korban, pelaku berinisial DRF (32). Ia merupakan tetangga kos korban. Kejadian kekerasan seksual itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, pelaku DRF (32) mengetuk pintu kamar kos korban.
Korban yang belum tidur dan dalam kondisi sendirian karena suaminya bekerja pun penasaran. Ia lantas memberanikan diri untuk mengintip lewat balik jendela yang ditutupi selambu.
Alangkah kagetnya saat itu korban melihat DRF (32) sedang memainkan alat kelaminya di depan pintu kos korban. Korban yang ketakutan lantas lari keluar kamar kos dan meminta pertolongan kepada warga kos. “Sempat meminta pertolongan ke warga kos. Pelaku langsung lari kabur,” kata tetangga korban yang meminta namanya tidak disebutkan.
Korban lantas menunggu suaminya pulang. Ketika pulang korban menceritakan peristiwa itu kepada suaminya. Suami bersama sejumlah warga kos pun mencari keberadaan DRF. “Pelaku ketemu di lantai 2 rumah tetangga yang kosong,” tegas sumber. (ang/kun)






