Bondowoso (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menyalurkan bantuan pupuk gratis jenis NPK rendah kadar klorin kepada petani tembakau.
Program ini menyasar 4.366 petani yang tersebar di 52 desa di 9 kecamatan se-Bondowoso. Secara simbolis, penyerahan perdana dilakukan di Kecamatan Wringin pada Jumat (13/6/2025) sore.
Bantuan yang didistribusikan menggunakan lima truk ini mencakup 130 ton pupuk untuk estimasi luasan 582,881 hektare lahan tembakau.
Namun, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, mengakui bahwa jumlah tersebut belum mampu mencakup seluruh luas tanam tembakau di daerahnya.
“Tahun ini luas tanam tembakau mencapai 8 ribu hektare. Jadi memang pupuk gratis ini baru menyentuh kurang dari 10 persen dari total lahan,” kata Bupati.
Tapi Pemkab Bondowoso berharap program ini bisa menjadi stimulan. “Ini sekaligus bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada petani tembakau,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Gapoktan Banyusari, Mohammad Rois, dari Desa Banyuwuluh, Kecamatan Wringin, menyampaikan terima kasih meskipun jumlah pupuk yang diterima jauh dari usulan awal.
“Gapoktan kami mendapat 7 kuintal pupuk untuk 13 Poktan. Padahal kebutuhan kami sebetulnya mencapai 7 ton ZA. Tapi ya semoga saja bantuan ini bisa membantu meringankan beban petani kami,” ucapnya.
Rois juga menjelaskan bahwa pembagian pupuk bervariasi, mulai dari 11 kilogram hingga 43 kilogram per petani, tergantung pada luasan lahan dan jumlah anggota kelompok.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membantu para petani tembakau, khususnya dalam menghadapi mahalnya harga pupuk dan keterbatasan akses selama musim tanam.
Pemerintah juga diharapkan melakukan evaluasi agar ke depan bantuan bisa lebih merata dan sesuai kebutuhan lapangan. (awi/but)






