Mojokerto (beritajatim.com) – Setelah melalui masa sulit pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto kini meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus Tuberkulosis (TBC). Khususnya yang menyebabkan kematian pada orang dewasa.
Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan, menyebut bahwa tren TBC telah mengalami perubahan.
Jika sebelumnya kematian akibat TBC lebih banyak ditemukan pada anak-anak, kini justru lebih dominan pada pasien dewasa.
“Sekarang kita mewaspadai TBC. Serangan TBC yang menyebabkan kematian saat ini lebih banyak pada orang dewasa, dan kasusnya ditemukan di rumah sakit,” ungkapnya, Sabtu (7/6/2025).
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan skrining yang telah dilakukan, program penanggulangan TBC di Kabupaten Mojokerto tergolong cukup berhasil. Dari 20 ribu orang yang diperiksa, sekitar 89 persen dinyatakan sehat.
“Setelah pandemi COVID-19, kita sempat berada di angka 11-12 persen kasus TBC. Sekarang turun menjadi 9 persen. Artinya dari 100 orang yang disaring, hanya 9 yang terdeteksi TBC. Ini hasil dari keberhasilan skrining dan pengobatan,” jelasnya.
Namun, dr. Ulum mengakui masih ada tantangan, terutama terkait kepatuhan terhadap pengobatan program. Meskipun pengobatan TBC sudah tersedia dan bisa menyembuhkan jika dilakukan rutin selama enam bulan, masih ada masyarakat yang tidak percaya pada efektivitas obat program pemerintah.
“Kita bisa turunkan kasus TBC asalkan pengobatannya tuntas. Sayangnya, masih ada yang tidak percaya dengan obat program, padahal pengobatan TBC bisa berhasil jika disiplin. Diminum satu bulan, dua bulan sudah terasa enak akhirnya tidak diteruskan,” tegasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa cakupan skrining belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat, sehingga masih ada kemungkinan kasus di luar jangkauan Dinkes Kabupaten Mojokerto. Kendati begitu, dari sisi fasilitas, Kabupaten Mojokerto dinilai sudah cukup siap.
“Peralatan kita sekarang sudah memadai, hampir seperti saat menghadapi Covid-19. Bahkan kita sudah punya alat PCR untuk mendeteksi TBC,” tandasnya. [tin/ted]






