Pasuruan (beritajatim.com) – Menjelang hari raya Idul Adha, harga sejumlah bahan dapur diwilayah Kabupaten Pasuruan kembali meroket. Harga bahan dapur ini mulai meroket sejak Senin (2//6/2025) kemarin.
Di tiga pasar besar Kabupaten Pasuruan yakni Pandaan, Bangil dan Sukorejo, harga cabai terus meroket naik. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pasar Pandaan, Budi, Kamis (5/6/2025).
Budi menjelaskan bahwa sejak Senin harga beberapa jenis cabai merangkak naik. Kenaikan bermula di harga Rp 3.000 perkilogram yang semula Rp 35.000 perkilogram menjadi Rp 38.000 perkilogram.
“Puncaknya di hari Selasa dan Rabu, harganya naik menjadi Rp 5.000 perkilogram. Sehingga harganya rata-rata sekitar Rp 43.000 sampai Rp 45.000 perkilogramnya,” ungkap Budi.
Namun hal ini berbanding terbalik dengan harga bawang merah dan bawang putih. Sebelumnya harga bawang yang bermula di kisaran harga Rp 35.000 hingga Rp 45.000 kini turun di harga Rp 30.000 hingga Ro 40.000 perkilogramnya.
Budi juga mengatakan bahwa sejumlah pedagang arang yang ada di Pasar Pandaan akan meningkatkan jumlah volume jualnya. Hal ini menyesuaikan dengan permintaan masyarakat yang tinggi.
“Nantinya, pedagang arang dan batok kelapa itu akan meningkatkan jumlah jualnya dari hari biasa. Ini menyesuaikan dengan permintaan masyarakat dalam pembelian arang dan batok kelapa untuk membuat sate,” tutupnya. (ada/but)






