Surabaya – Sebuah Gereja di Surabaya berdiri kokoh di Jalan Serayu No. 11. Terdapat sebuah bangunan bergaya khas dengan atap meruncing dan salib di puncaknya, itulah Gereja Katolik Bebas St. Bonifacius, yang telah berumur lebih dari seabad, tepatnya didirikan sejak tahun 1923.
Sejarah Gereja ini tak lepas dari sosok seorang imam yang dulunya berada dalam struktur Gereja Anglikan di Inggris.
Setelah mengenal ajaran teosofi, sebuah filsafat spiritual yang menekankan prinsip karma, evolusi, dan inkarnasi, Leadbeater mendirikan Gereja Katolik Bebas sebagai bentuk penghayatan iman yang lebih personal dan bebas.
Di samping Gereja, terdapat Sanggar Penerangan Teosofi yang juga menjadi bagian dari aktivitas spiritual komunitas ini.
Rudianto, bendahara sanggar tersebut, menjelaskan bahwa teosofi bukanlah agama, melainkan ilmu yang mempelajari kearifan ilahi.
“Teosofi sendiri merupakan ilmu pengetahuan yang menggali kebijaksanaan universal. Penerapan ajaran ini menjadi dasar keyakinan di Gereja Katolik Bebas,” ungkapnya.
Gunarya, seorang diakon sekaligus pemandu di Gereja tersebut menambahkan Katolik Bebas sebagai bentuk “Katolik Liberal” yang tidak terikat oleh aturan dan ritus resmi Gereja Katolik Roma.
“Liberal di sini berarti kami tetap menganut prinsip Katolik, tapi pelaksanaannya diserahkan pada pemahaman masing-masing individu,” jelas Gunarya.
Sementara itu menurut Romo Pratisto, seorang Romo Katolik serta Dekan Fakultas Filsafat pada salah satu Universitas Katolik di Surabaya berpendapat Gereja Katolik Roma dengan Gereja Katolik Bebas tidak memiliki kaitan sama sekali.
“Karena terpisah dari hierarki dan lembaga Gereja lainnya.”kata Romo Pratisto
Ditambahkannya di era yang semakin terbuka terhadap lintas agama, umat Katolik diingatkan untuk tidak menjadi relatif dalam beriman.
“Justru dengan mengenal perbedaan, iman Katolik diharapkan tumbuh semakin kuat dan teguh di tengah tantangan zaman milenial” pungkas Romo Pratisto.
Penulis: Yonathan Rangga Dwi Permadi
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya






