Ponorogo (beritajatim.com) — Aksi pencurian burung berkicau kembali meresahkan warga. Kali ini terjadi di Kelurahan Patihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Dalam satu malam, pencuri menyatroni beberapa rumah dan menggasak sedikitnya ekor burung yang bernilai jual tinggi. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku pun viral di media sosial (medsos).
Salah satu aksi pencurian burung berkicau itu, terekam bukti kamera pengawas di rumah Emi Sutarni. Dalam rekaman berdurasi 49 detik tersebut, pelaku terlihat melompati pagar rumah dan langsung menuju teras untuk mengambil seekor burung kenari. Sangkar burung itu ditinggalkan, hanya burungnya yang dibawa kabur.
“Baru kali ini rumah saya kemalingan. Burung Kenari milik cucu saya,” ujar Emi Sutarni, Selasa (3/5/2025).
Menurutnya, burung tersebut telah dipelihara sejak lama dan sudah dalam kondisi gacor. Di kalangan penghobi burung, istilah ini merujuk pada burung yang rajin berkicau dan memiliki harga tinggi di pasaran.
“Kalau sudah jadi harganya ya jutaan,” katanya.
Tidak hanya rumah Emi yang menjadi sasaran. Ketua RT setempat, Agung Sulistio, mengungkapkan bahwa pada malam yang sama, pencuri juga menyatroni beberapa rumah di lingkungan tersebut. Empat ekor burung dari berbagai jenis dilaporkan raib.
“Modusnya hampir sama. Pelaku tahu burung-burung mana yang bernilai. Dia pilih-pilih, dan aksinya cepat. Ini jelas bukan pencuri amatiran,” kata Agung.
Peristiwa ini langsung memantik kekhawatiran warga. Dalam waktu singkat, warga berinisiatif mengaktifkan kembali ronda malam. Poskamling yang sebelumnya longgar, kini kembali dijaga secara bergiliran. Beberapa rumah juga mulai memasang lampu tambahan dan kamera CCTV secara mandiri.
“Kita aktifkan lagi pos ronda,” kata Agung.
Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Warga berharap pelaku bisa segera ditangkap agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Burung berkicau terutama jenis Kenari, Murai Batu, hingga Lovebird, makin sering dijadikan target karena relatif mudah dijual kembali dan punya pasar tersendiri. [end/aje]






