Wroclaw (beritajatim.com) – Tim Premier League on fire di Eropa musim ini. Bagaimana tidak. Ada tiga tim yang lolos ke final. Dua di antaranya All-English final Liga Europa antara Tottenham Hotspur dan Manchester United. Satu lagi Chelsea yang tampil di final Liga Konferensi.
The Blues mendapat tekanan tersendiri jelang final Kamis (29/5) dini hari WIB. Itu dipicu keberhasilan Spurs juara Liga Europa. Sebagai sesama klub London, kesuksesan Spurs mengakhiri paceklik gelar selama 17 tahun menuntut Chelsea harus mengalahkan Betis.
“Juara Liga Konferensi bakal sangat krusial kami. Terutama sebagai fondasi untuk masa depan lantaran kami dalam proses pembangunan tim saat ini,” papar tactician Chelsea Enzo Maresca kepada TNT Sports.
Chelsea dibebani target harus juara sebagai pembuktian bahwa mereka tim London terhebat. Mereka memiliki 2 titel Liga Champions dan 2 Liga Europa. Sedangkan raksasa London lainnya, Arsenal, masih nirgelar Liga Champions. Spurs juga setali tiga uang.
Bahkan, jika sukses memenangi laga yang akan dimainkan di Stadion Wroclaw Kamis dini hari, Chelsea bisa termasuk tim terbaik Eropa. Sebab, mereka akan jadi tim pertama yang mengoleksi gelar dari tiga ajang utama benua biru; Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi.
Sedangkan untuk Betis, Liga Konferensi kali ini bakal jadi trofi debut mereka di Eropa. Sejauh ini, prestasi terbaik Betis di Eropa adalah dua kali perempat finalis Winners Cup (1997–1998 dan 1977–1978).
“Chelsea boleh memiliki dana lebih besar daripada kami. Tetapi, itu tidak menjamin mereka berjaya. Semua harus dibuktikan di lapangan,” ujar entrenador Betis, Manuel Pellegrini. (dio)
Perkiraan pemain
Real Betis (4-2-3-1): 25-Vieites (g); 23-Sabaly, 5-Bartra, 6-Natan, 12-Rodriguez; 4-Cardoso, 16-Altimira; 7-Antony, 22-Isco (c), 18-Fornals; 11-Bakambu
Pelatih: Manuel Pellegrini
Chelsea (4-2-3-1): 12-Jorgensen (g); 27-Gusto, 23-Chalobah, 5-Badiashile, 3-Cucurella; 22-Dewsbury-Hall, 8-Fernandez (c); 19-Sancho, 18-Nkunku, 32-George; 15-Jackson
Pelatih: Enzo Maresca






