Pamekasan (beritajatim.com) – Gelandang serang Madura United FC, Iran Junior, mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan timnya memastikan bertahan di kompetisi Liga 1 musim depan. Kepastian tersebut diraih usai Madura United menang 2-0 atas Bali United FC pada laga pekan ke-33 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (17/5/2025).
Dua gol kemenangan Laskar Sape Kerrab dicetak oleh Andy Irfan pada menit ke-21 dan Lulinha pada menit ke-26. Meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-35 akibat kartu merah Muhammad Kemaluddin, tim tetap tampil solid dan meraih tiga poin krusial.
Hasil ini membuat Madura United mengoleksi 36 poin dari 33 laga, menjauh dari zona degradasi dan aman di klasemen sementara. Iran Junior menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil dari kerja keras seluruh elemen tim.
“Kami yakin kita harus bangga dengan apa yang telah kita lakukan sejauh ini, mengingat Madura telah mengubah lebih dari 80 persen skuadnya musim lalu, dan kita mampu bersaing di Liga 1,” kata pemain asal Brasil itu, Senin (19/5/2025).
Menurutnya, perjuangan tim sepanjang musim tidak mudah. Ia mengapresiasi kolaborasi antara pemain, pelatih, ofisial, hingga manajemen dalam menghadapi kompetisi yang ketat.
Pelatih Angel Alfredo Vera turut menyoroti semangat dan komitmen para pemain. “Semua pemain bekerja keras sepanjang pertandingan dan mereka sangat pintar untuk bisa mendapatkan 3 poin, sehingga bisa membuat kita keluar dari ancaman degradasi,” ucapnya.
Dengan 36 poin hasil dari 10 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 17 kekalahan, Madura United mencatat 36 gol dan kebobolan 55 gol. Di laga lainnya, pesaing terdekat Barito Putera gagal menambah poin setelah kalah 1-4 dari PSM Makassar, dan tetap dengan 31 poin.
Laskar Sape Kerrab akan menutup musim dengan menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Madura, pada Minggu (25/5/2025). [pin/beq]






