Malang (beritajatim.com) – Kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah kafe di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, kini menjadi perhatian serius Kepolisian Resor Malang. Polisi sedang memburu pelaku yang menewaskan Ahmad Husaini (25), warga Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat malam (16/5/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban ditemukan bersimbah darah di depan sebuah tempat cucian motor yang juga berfungsi sebagai kafe di Jalan Raya Mbureng, Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi. Ahmad Husaini mengalami luka robek parah di bagian leher kiri, pundak, dan kaki akibat senjata tajam.
“Kami telah menerima laporan penemuan mayat dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Korban mengalami luka akibat penikaman. Pelaku saat ini dalam pengejaran dan identitasnya sudah kami kantongi,” ungkap Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Minggu (18/5/2025).
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa berawal ketika korban tengah nongkrong dan minum kopi di kafe milik warga setempat. Di lokasi tersebut, Ahmad Husaini bertemu dengan seorang pria berinisial F, yang kini menjadi terduga pelaku.
Antara korban dan pelaku sempat terjadi adu mulut yang berujung pada perkelahian. Dalam situasi tersebut, F diduga mengeluarkan pisau dan menikam korban di bagian leher. Ahmad Husaini meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.
Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk dilakukan visum. Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas antara lain satu unit ponsel milik korban.
“Tim gabungan dari Polsek Gondanglegi dan Satreskrim Polres Malang sudah diterjunkan untuk mengusut kejadian ini. Kami akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat,” tegas Bambang.
Polisi saat ini telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Pendalaman terkait motif pembunuhan ini juga terus dilakukan oleh aparat kepolisian.
Bambang menegaskan, pihaknya akan segera melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku yang masih dalam pelarian.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi sekecil apa pun terkait keberadaan pelaku. Segera laporkan ke Polsek terdekat atau melalui call center Polres Malang,” pungkas Bambang. [yog/suf]






