Jember (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah meraih akreditasi unggul dan akreditasi internasional.
“Oleh karena itu, kami ingin mengembangkan layanan pendidikan tidak hanya di jenjang sarjana, tapi juga di jenjang pendidikan dokter spesialis,” kata Dekan FK Unej Ulfa Elfiah, sebagaimana dilansir Humas Unej, Sabtu (17/5/2025).
FK Unej ingin segera mencapai visi dan misi sebagai pusat agromedis Asia Tenggara. Salah satunya adalah dengan membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anastesiologi dan Terapi Intensif.
Inisiatif pembukaan program spesialis anastesi ini merupakan bentuk kontribusi FK UNEJ dalam mendukung pemerintah untuk mencetak lebih banyak tenaga medis, khususnya dokter spesialis yang saat ini masih belum merata persebarannya di Indonesia.
Anna Kurniati, perwakilan Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berharap FK UNEJ tidak hanya membuka program ini sebagai formalitas, tetapi sungguh-sungguh terlibat aktif dalam mendukung program nasional untuk pemerataan dokter spesialis anastesi di seluruh Indonesia.
“Kami ingin agar FK UNEJ menjadi pusat pendidikan spesialis yang bukan hanya berorientasi lokal, tetapi mampu memberikan kontribusi signifikan di tingkat nasional bahkan internasional,” kata anna.
Hal senada dikemukakan Bambang Kuswandi, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Jember.
“Kami berharap, ke depan FK UNEJ terus berperan aktif dalam menghasilkan tenaga medis profesional yang sangat dibutuhkan bangsa,” katanya.
Ulfa merespons positif harapan itu “Kami menyadari kebutuhan mendesak akan dokter spesialis anastesi di rumah sakit, terutama di wilayah-wilayah luar Jawa. FK Uneh siap menjadi bagian dari solusi atas masalah ini,” katanya. [wir/beq]






