Surabaya (beritajatim.com) – Kehadiran Koenigsegg Jesko Attack di Indonesia sontak mencuri perhatian publik otomotif nasional. Hypercar asal Swedia ini sendiri diperkirakan mencapai harga fantastis, yakni sekitar Rp100 miliar lebih, setelah ditambah pajak impor, bea masuk, pengiriman, serta administrasi lainnya.
Adapun pemilik mobil termahal dan tercepat di Indonesia tersebut adalah warga Sidoarjo, Jawa Timur. Namun, identitas pemiliknya sendiri hingga kini masih menjadi misteri.
“Pemiliknya benar-benar jaga privasi, gak mau kelihatan kamera,” ungkap akun @fajar***.
Tak heran, kemunculan hypercar di jalanan langsung membuat heboh. Bahkan, ada warganet yang menjulukinya sebagai gedung berjalan.
“Bus**, komplek berjalan,” tulis akun @dnov***.
Menanggapi kabar tersebut, warganet pun langsung ramai meninggalkan komentarnya di sejumlah unggahan terkait hypercar satu-satunya di Indonesia ini.
“Tidak pernah terbayang Jesko di tengah-tengah perempatan Gedangan, lewat Lingkar Timur,depan kantorku,” ujar (et) heil*** dalam Bahasa Jawa.
“Lambangnya aja hantu, gausah ditanya kecepatannya gimana!” tulis (et) yusuf***.
Jesko Attack bukan sekadar mobil mewah. Hypercar ini merupakan salah satu masterpiece buatan tangan Koenigsegg, dengan seluruh komponen mesin dirakit manual tanpa bantuan outsourcing. Mobil ini ditenagai mesin V8 twin-turbo 5.000cc, dengan masing-masing piston memiliki empat katup dan rasio kompresi 9:1.
Mobil ini memiliki daya dorong yang luar biasa. Jika menggunakan bahan bakar bensin murni, tenaga yang dihasilkan mencapai 1.280 dk pada 7.800–8.500 rpm. Namun saat menggunakan bahan bakar E85 (campuran etanol), tenaganya melonjak hingga 1.600 dk, dengan torsi puncak 1.000 Nm pada 1.500–5.100 rpm.
Sistem transmisi Koenigsegg Jesko Attack juga bukan sembarangan. Mengusung teknologi Light Speed Transmission (LST), sistem ini memiliki 9 percepatan dengan 7 kopling multi-cakram basah. Perpindahan gigi disebut-sebut hampir secepat kecepatan cahaya, memberikan sensasi berkendara ekstrem khas Koenigsegg.
Dari seluruh dunia, hanya diproduksi 125 unit Jesko Attack, dan kini satu di antaranya resmi mengaspal di Indonesia. Unit yang datang ke Tanah Air dikabarkan berwarna merah dan telah tiba sejak Februari 2025. [fyi/aje]






