Gresik (beritajatim.com)– Ini peringatan bagi warga yang melintas di Jalan Intan Kota Baru Driyorejo (KBD) wajib ekstra hati-hati jika melintas bila tak ingin menjadi korban gendam.
Sebelumnya, seorang ibu menjadi korban gendam. Gelang emas miliknya dibawa kabur oleh pelaku yang mengendarai motor matic.
Informasi yang dihimpun, kejadian gendam itu Sabtu (10/5) sekitar pukul 07.20 wib. Dari hasil rekaman kamera CCTV berdurasi 18 menit. Terlihat pelaku yang mengendarai motor Honda Scoopy memakai jaket, dan menggunakan helm bermasker sempat menunggu korban.
Diduga modus pelaku dengan menunggu korban seorang perempuan yang bekendara sendirian. Kemudian pelaku menjatuhkan dompetnya kepada korban yang melintas. Bersamaan dengan itu korban lewat kemudian dikejar dengan alasan dompetnya jatuh.
Saat korban berhenti pelaku langsung menepuk pundak korbanya dan kemudian digiring masuk kedalam gang yang sepi. Sewaktu korban tidak sadar. Diduga menjadi korban gendam. Dalam hitungan detik,
pelaku meminta korban untuk menukarkan gelang emas seberat 4 gram yang dipakai korban.
Kasus gendam ini viral di medsos. Salah satunya akun Instagram bernama @rizky.cahya menyampaikan bahwa korban yang berada di rekaman kamera CCTV tersebut ibunya.
“Posisi pelaku diam dan kebetulan ada mobil warga yang didepannya memiliki kamera tanpa sengaja merekam pelaku yang sedang menunggu ibu. Ciri-ciri terduga pelaku mengendarai motor Honda Scoopy serta memakai setelan baju Proyek,” tulisya di akun komentar, Senin (12/5/2025).
Terkait dengan kejadian ini, Kapolsek Driyorejo Kompol Musirham mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke Polsek Driyorejo.
“Belum ada laporan korban gendam. Tapi sudah memerintahkan anggota di lapangan menindaklanjuti informasi tersebut,” katanya. [dny/aje]






