Surabaya (beritajatim.com) — Persebaya Surabaya dipastikan tidak akan menurunkan bek andalan asal Montenegro, Slavko, dalam laga kandang melawan Semen Padang yang digelar Minggu (11/5/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Absennya Slavko disebabkan oleh akumulasi hukuman kartu merah yang ia terima saat menghadapi Madura United pada 20 April 2025.
Ini menjadi laga ketiga beruntun yang harus dilewati Slavko. Sebelumnya, ia absen saat Persebaya ditahan imbang oleh Arema FC (28/4/2025) dan Persik Kediri (5/5/2025). Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di lini pertahanan Persebaya, terutama setelah gawang mereka kebobolan empat gol dalam dua pertandingan terakhir, termasuk tiga gol saat bermain imbang 3-3 kontra Persik Kediri.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengaku kecewa dengan keputusan yang membuat pihaknya tak bisa mengajukan banding atas hukuman Slavko.
“Kita tidak bisa mengajukan banding. Tim lain, pemain yang mendapat kartu merah bisa mengajukan banding. Tetapi, kami tidak bisa mengajukan banding. Itu kondisi apa adanya,” ujar Munster, Jumat (9/5/2025) di Surabaya.
Munster mengaku terheran dengan situasi tersebut dan menilai perlakuan yang diterima timnya berbeda dari tim lain. Ia kini harus melakukan perombakan di lini belakang demi meredam agresivitas lini serang Semen Padang.
“Kami fokus pada pemain yang tersedia saat ini,” imbuhnya.
Ketiadaan Slavko jelas menjadi kerugian bagi Bajul Ijo yang sedang berjuang memperbaiki posisi klasemen di sisa kompetisi musim ini. [way/beq]






