Kediri (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri akan lebih selektif dalam menerjunkan atletnya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-IX yang akan digelar di Malang Raya. Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan raihan medali dengan komposisi atlet yang efektif dan kompetitif.
Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko menegaskan bahwa pihaknya hanya akan mengirimkan atlet yang benar-benar siap untuk meraih medali.
“Bisa kami katakan, bahwa atlet yang kami berangkatkan nanti adalah atlet yang siap untuk mendapatkan medali,” ujarnya, pada Rabu (7/5/2025).
Penentuan atlet yang akan dikirim mengacu pada sejumlah indikator performa, termasuk catatan prestasi terakhir dan progres yang ditunjukkan. Salah satu acuan penting yang digunakan adalah hasil Porprov 2023.
“Kami memiliki dasar acuan. Salah satunya mengacu pada hasil Porprov 2023 kemarin, apakah atlet ini memperoleh medali atau tidak. Selanjutnya melihat raihan prestasi terakhir atlet dari berbagai kejuaraan yang diikuti, serta melihat performa atlet apakah terdapat progres ke arah positif atau stagnan,” jelas Koko.
Data dan evaluasi tersebut dijadikan tolok ukur ketercapaian target medali yang telah diprediksi untuk menghadapi Porprov 2025. Koko juga menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam pengiriman atlet.
“Jadi atlet yang dikirim nanti harus benar-benar target medali. Oleh karenanya, acuan ini juga sudah kami beritahukan kepada para pelatih. KONI Kota Kediri ingin atlet yang diterjunkan benar-benar efektif, dan langkah ini juga bagian dari bentuk efisien anggaran,” katanya.
Dengan target ambisius masuk 4 besar perolehan medali, KONI Kota Kediri mematok peningkatan signifikan dari hasil sebelumnya. Pada Porprov sebelumnya, Kota Kediri meraih 56 medali emas, 37 perak, dan 52 perunggu.
“Bila kemarin Kontingen Kota Kediri mendapatkan 56 medali emas, 37 medali perak, dan 52 medali perunggu, maka pada Porprov kali ini kita targetkan bisa membawa pulang 70 medali emas, 70 perak, dan 70 perunggu dengan kuota atlet 266 atlet,” ungkap Koko. “Mudah-mudahan apa yang sudah kita persiapkan ini bisa membuahkan hasil optimal,” tutupnya. [nm/kun]






