Pasuruan (beritajatim.com) – Sebuah truk milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dilaporkan mengangkut amunisi terbakar hebat di ruas jalan tol Surabaya-Malang.
Insiden yang disertai ledakan ini terjadi di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Senin malam (5/5/2025), memicu kepanikan warga sekitar.
Kejadian terbakarnya truk TNI tersebut terjadi tepatnya di Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Peristiwa ini sempat membuat kaget warga sekitar pemukiman yang berdekatan dengan jalur tol, terlebih seiring ledakan-ledakan yang terus menerus terdengar pada saat api melalap badan truk.
Awalnya, beberapa warga mengira kebakaran besar tersebut terjadi di area pabrik yang berada di seberang jalur tol.
“Awalnya kita kira yang terbakar pabrik alumunium di seberang tol, tahunya truk di dalam tol dan mengeluarkan suara ledakan kaya petasan,” ucap Agus.
Agus juga menambahkan, kejadian yang tak terduga ini membuat warga merasa kaget dan segera keluar rumah berbondong-bondong untuk melihat langsung dan memastikan apa sebenarnya yang terbakar di jalur tol tersebut. Keingintahuan warga cukup tinggi karena suara ledakan yang terus terdengar.
Untuk mendapatkan pandangan yang lebih jelas mengenai kejadian tersebut, warga pun berkumpul di area persawahan yang lokasinya berdekatan dengan jalur tol. Dari sana, mereka dapat melihat lebih pasti kondisi truk yang terbakar.
“Warga pada kumpul di persawahan dekat tol untuk melihat pastinya, ternyata benar sebuah truk TNI setelah padam warga masuk tol,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Hadi, warga lain yang mendengar ledakan dari lokasi rumahnya yang cukup jauh. Ia mengira suara ledakan tersebut adalah petasan, namun setelah mengetahui informasi mengenai kebakaran truk di tol, ia segera mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.
“Rumah saya lumayan jauh tapi terdengar ledakan, terus datang ke lokasi untuk melihat,” katanya.
Jalur tol Surabaya-Malang di kedua arah yang berdekatan dengan lokasi kejadian terpaksa ditutup sementara oleh pihak berwenang. Penutupan ini dilakukan untuk memfasilitasi proses evakuasi truk yang terbakar serta penyisiran area di sekitar lokasi kejadian untuk mencari dan mensterilkan amunisi yang mungkin saja terlempar ke badan jalan tol akibat ledakan.
Dari informasi yang beredar di sekitar lokasi, beberapa anggota TNI yang berada di dalam truk saat kejadian dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit di Porong, Kabupaten Sidoarjo, untuk mendapatkan penanganan medis. (ada/ted)






