Surabaya (beritajatim.com) – Manchester City memperbesar peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions musim depan setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Wolverhampton Wanderers dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad, Jumat (25/4/2025) malam waktu setempat. Gol tunggal Kevin De Bruyne menjadi pembeda dalam laga sengit yang mempertemukan dua tim dengan ambisi berbeda di akhir musim ini.
Wolves, yang datang ke Etihad dengan catatan impresif enam kemenangan beruntun, sempat tampil dominan di awal pertandingan. Tim asuhan Vitor Pereira menunjukkan kepercayaan diri tinggi dalam penguasaan bola dan sempat menciptakan beberapa peluang emas. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang sempurna dari Jean-Ricner Bellegarde dan tembakan Rayan Ait-Nouri yang membentur tiang membuat peluang emas terbuang percuma.
Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah. Kevin De Bruyne mencetak gol tunggal di pertandingan ini dalam penampilan yang kemungkinan menjadi laga terakhirnya di Stadion Etihad. Gol ini memperpanjang catatan gemilang De Bruyne melawan Wolves, dengan total keterlibatan dalam 11 gol dari 10 pertemuan terakhir di Premier League (6 gol, 5 assist). Wolves kini menjadi salah satu dari dua tim yang paling sering menjadi korban ketajaman De Bruyne di Premier League, selain Crystal Palace.
Memasuki babak kedua, Manchester City tampil lebih mendominasi. Namun mereka tetap waspada terhadap serangan balik cepat dari Wolves. Salah satu ancaman terbesar datang dari Matheus Cunha yang nyaris menyamakan kedudukan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang kembali membentur tiang gawang.
Meski mendapat tekanan di menit-menit akhir, pasukan Pep Guardiola tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan. Tambahan tiga poin ini membawa City naik ke posisi ketiga klasemen, melampaui Newcastle United, dan unggul empat poin atas Chelsea serta Nottingham Forest di posisi lima dan enam. Dengan tiga laga tersisa, Manchester City kini berada dalam posisi ideal untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Sementara itu, Wolves tetap bertahan di posisi ke-13 klasemen dan secara matematis sudah hampir mustahil mengejar papan atas. Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa meski tampil mengesankan dalam beberapa pekan terakhir, efektivitas dalam penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi skuad The Old Gold. [ian]






