Malang (beritajatim.com) – Di tengah dinginnya udara dataran tinggi Pujon, Kabupaten Malang, terdapat sebuah destinasi wisata baru yang tak hanya menenangkan mata, tetapi juga menyegarkan jiwa bernama Ningkali Pujon. Mengusung konsep glamping sehat di pinggir sungai, tempat ini menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah sejak beroperasi pada akhir Maret 2025 lalu.
Didirikan oleh H. Sumarjo dan Ir. H. Abdus Shomad, Ningkali Pujon menawarkan tempat menginap dengan ruang refleksi dan healing alami. Nama ‘Ningkali’ sendiri diambil dari perpaduan kata bening dan kali (sungai), menggambarkan suasana jernih, nyaman, dan menenangkan yang ditawarkan lokasi ini.
“Kami ingin pengunjung bisa merasakan ketenangan alami dan manfaat kesehatan, bukan hanya liburan biasa. Itulah mengapa kami menyebutnya glamping sehat,” ujar H. Abdus Shomad dalam wawancara eksklusif, Jumat (2/5/2025).
Terletak di Jalan Bakir, Pujon, Ningkali menghadirkan tenda glamping yang sudah didekorasi estetik, siap digunakan tanpa ribet. Salah satu ciri khasnya, pengunjung bisa melepas alas kaki dan berjalan di area tertentu untuk merasakan refleksi alami dari tanah dan bebatuan sungai.
Selain pemandangan yang menyegarkan, udara yang bersih, dan suara gemericik air sungai, pengelola juga memastikan pengalaman menginap yang nyaman. Fasilitasnya lengkap berupa Wifi gratis, Kamar mandi dengan water heater, area outbound, api unggun, musholla, spot foto instagenic, tempat memancing di tepi sungai, dan playground anak
“Kami ingin semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa, bisa menikmati healing yang menyenangkan dan bermakna,” kata founder lainnya, H. Sumarjo.
Tak hanya menginap, wisatawan juga bisa mengikuti berbagai aktivitas lain. Mulai dari rafting, tracking, outbound, seminar outdoor, bermain di playground anak, maupun menyalakan api unggun di malam hari
“Tempatnya tenang banget, estetik, dan anak-anak senang karena bisa bermain bebas. Saya betah dan ingin balik lagi,” ujar Uci, pengunjung asal Kota Malang.

Sejak awal dibuka, antusiasme masyarakat begitu besar. Pengunjung datang dari berbagai daerah seperti Surabaya, Kediri, Lamongan, hingga Kalimantan Timur. Karena sering full booked, pihak pengelola mewajibkan reservasi sebelum kedatangan.
Reservasi bisa dilakukan melalui Instagram resmi @ningkalipujon melalui WhatsApp admin. Tarif glampingnya bervariasi, mulai dari Rp350.000 hingga Rp1.150.000 tergantung kapasitas dan fasilitas tenda.
Ke depan, para founder memiliki visi besar untuk pengembangan tempat ini. Mereka tengah merancang area pernikahan outdoor, restoran alam Resto Ningkali, dan program bengkel karakter yang bisa diikuti semua kalangan.
“Kami ingin Ningkali jadi pusat pengembangan karakter. Tempat ini bukan sekadar menginap, tapi jadi ruang belajar untuk memahami keindahan alam dan pelajaran hidup dari bumi,” ujar H Abd Shomad menutup.
Tak berlebihan jika disebut, Ningkali Pujon bukan hanya glamping, ia adalah gerakan kecil menuju hidup yang lebih sadar, sehat, dan selaras dengan alam. (dan/ian)






