Surabaya (beritajatim.com) – Para calon jemaah haji lansia dan penyandang disabilitas (difabel) mendapatkan perlakuan istimewa dari panitia di Asrama Haji Embarkasi Surabaya menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, Kamis (1/5/2025). Empat unit kendaraan shuttle listrik berkapasitas 12 kursi disiapkan khusus untuk memudahkan mobilitas mereka dari tempat penerimaan menuju kamar penginapan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menyatakan bahwa fasilitas tersebut merupakan bentuk perhatian khusus kepada jemaah berkebutuhan khusus. “Kita sudah menyiapkan 4 unit mobil (sebagai fasilitas) dari tempat penerimaan ke penginapan, untuk mengantar. Karena saya lihat tadi ada beberapa (jemaah) pakai kursi roda,” kata Bahtiar.
Selain shuttle untuk jemaah, pihak Asrama Haji juga menyediakan kendaraan golf khusus untuk mengangkut barang bawaan para calon haji.
“Berkaitan dengan data (jumlah jemaah calon haji lansia) dan juga jemaah dengan risti (risiko tinggi), nanti tenaga kesehatan yang memberikan datanya. Karena kita akan bagi-bagi tugas,” jelasnya.
Untuk pemberangkatan hari ini, tercatat tiga kloter telah tiba di Asrama Haji Surabaya. Kloter pertama dan kedua berasal dari Kabupaten Tulungagung, sementara kloter ketiga dari Kota Kediri. Masing-masing kloter berjumlah 380 orang, termasuk petugas haji.
“Jumlah total per kloter ada 380 orang, ini berarti dikali tiga. Dan alhamdulillah ini semua sudah tercukupi. Terdiri dari unsur jemaah haji, kemudian petugas haji,” imbuh Bahtiar. [ram/beq]






