Magetan (beritajatim.com) – Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, memberikan keterangan resmi terkait permasalahan yang sedang berkembang di Koperasi MSI. Dia menegaskan bahwa pihak DPRD saat ini tengah melakukan pemantauan dan langkah cepat guna menangani aduan dari para nasabah.
“Ya, kami kan sedang memantau saat ini. Ketepatan kemarin Komisi B juga sudah melakukan ee evaluasi untuk pemanggilan. Nanti kita langkah ee cepat kita insyaallah memanggil dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, nanti bersama mungkin dari perwakilan MSI,” ujar Suratno kepada wartawan.
Dalam rangka memberikan ruang aduan kepada masyarakat, DPRD juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk membentuk posko pengaduan. “Saat ini juga kita sudah menjalin komunikasi aplikasi dengan Kapolres Kabupaten Magetan untuk membuat Posko. Alhamdulillah saat ini sudah di bangunkan Posko-Posko untuk pengaduan dari nasabah yang melakukan penarikan kemarin,” lanjutnya.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat, khususnya para nasabah, tetap tenang dan tidak terjadi kepanikan. Pihak DPRD juga mengupayakan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan dan sistem bunga koperasi tersebut. “Harapan kami biar tidak ada kegaduhan, tidak ada apa kewas-wasan baik pihak nasabah dan juga menciptakan suasana situasi-situasi bagaimana kelayakan sebetulnya kita melihat dulu baik izinnya terus sistem bunganya juga ini kan mungkin loh ya,” imbuhnya.
DPRD melalui Komisi B akan mengawal proses ini secara konkret, termasuk dengan mengundang dinas terkait dan mempertimbangkan penyelenggaraan sidang guna menindaklanjuti hasil klarifikasi. “Insyaallah konkret nanti DPR akan menyurati dinas terkait untuk melakukan klarifikasi. Baik nanti setelah klarifikasi mungkin kita adakan sidang. Kan warga Magetan juga ini berapa hampir ratusan kalau enggak mungkin ada ribuan ribuan kan besar gitulah,” ujar Suratno.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan dini sebelum ada informasi yang lebih lengkap dari pihak berwenang. “Ya, kita lihat dulu. Kita lihat dulu saat ini kan kinerja kepolisian juga betul ya. Di lapangan tanggap betul dengan keadaan. Kita sambil melihat terus juga nanti audensi dengan MSI juga Dinas terkait, sebetulnya ini yang terjadi seperti apa? Biar tidak ada kecemasan atau kewas-wasan dari pihak nabung atau penabung yang ada di MSI itu,” pungkasnya.
Pemerintah daerah dan DPRD Magetan berharap sinergi antara berbagai pihak, termasuk Dinas Koperasi, kepolisian, hingga Kementerian UMKM, dapat menyelesaikan persoalan ini secara tuntas dan menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan koperasi di daerah. [fiq/kun]






