London (beritajatim.com) – Euforia keberhasilan menyingkirkan Real Madrid di perempat final Liga Champions dengan agregat 5-1 harus disudahi Arsenal. Dini hari tadi, tim asuhan Mikel Arteta itu dikalahkan Paris Saint-Germain 0-1 pada first leg semifinal.
Ironisnya, kekalahan tersebut diderita The Gunners ketika main di Emirates Stadium, London. Tempat yang sama ketika mereka membantai Real tiga gol tanpa balas pada first leg perempat final (9/4).
Selama pertandingan, justru PSG yang lebih mendominasi penguasaan bola dengan 52 persen berbanding 48 persen milik tuan rumah. PSG juga mencatatkan 11 tembakan berbanding 10 yang dilakukan Arsenal.
Ousmane Dembele jadi pahlawan PSG dalam kemenangan dini hari tadi dengan gol semata wayangnya pada menit keempat. Les Parisiens hanya butuh hasil seri pada second leg yang dimainkan di Parc des Princes, Paris (8/5).
“Jika Anda ingin menjuarai Liga Champions, Anda harus melakukan hal luar biasa. Itu yang akan kami lakukan di Paris (second leg, Red)” papar Arteta kepada BBC.
Kekalahan dini hari tadi memperbesar peluang Arsenal kembali nirgelar. Trofi terakhir yang dipersembahkan Arteta adalah Piala FA 2019–2020. Memang, setelah itu masih ada dua Community Shield yang dimenangi Arteta (2020 & 2023). Tetapi, ajang Community Shield lebih kepada turnamen pramusim. (dio/kun)






