Kediri (beritajatim.com) – Menyambut Hari Bumi yang jatuh pada 22 April esok, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama jajaran Forkopimda Kota Kediri melakukan penanaman pohon di Kawasan Wisata Goa Selomangleng, Senin (21/4/2025).
Jenis pohon yang ditanam di antaranya adalah Pohon Trembesi, Tabebuya, dan Pohon Buah Alpukat. Kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya dilakukan di kawasan Selomangleng, tetapi juga serentak di 46 kelurahan dan 4 sekolah di Kota Kediri.
Mbak Vinanda menyampaikan bahwa momentum Hari Bumi adalah pengingat bersama bahwa bumi merupakan rumah yang perlu dijaga.
“Maka dari itu, saya mengajak semua masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar kita. Kalau mengetahui ada sampah di jalan, bisa diambil untuk dimasukkan ke dalam tempat sampah. Agar lingkungan kita bersih dan indah. Selain itu Selomangleng ini merupakan potensi wisata Kota Kediri yang harus terus kita jaga kelestariannya bersama,” ujarnya.
Penanaman sebanyak 10.000 pohon ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, sehingga kegiatan bertajuk Persembahan Kartini Kota Kediri untuk Bumi Lestari.
Menurut Wali Kota Kediri, acara ini bukan hanya peringatan sejarah semata, namun menjadi simbol bahwa perjuangan perempuan mampu membawa perubahan besar.
“Dengan semangat kartini, perempuan-perempuan Kota Kediri hadir bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai penggerak perubahan dan persembahan Kartini Kota Kediri kali ini adalah untuk bumi yang lebih lestari.”
Wali Kota Vinanda juga menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Bumi dan Hari Kartini tahun ini menjadi pemantik semangat masyarakat dalam memberikan kontribusi terbaik bagi Kota Kediri.
Sebelum penanaman pohon dimulai, Wali Kota Kediri juga melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada 21 perwakilan warga dari tiga kecamatan di Kota Kediri. Selain itu, tersedia pula layanan cek kesehatan gratis seperti pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan konsultasi dokter.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, Danbrigif 16 Wira Yudha Kolonel Inf Taufik Ismail, Sekretaris Daerah Bagus Alit, para asisten, staf ahli dan Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, perwakilan perbankan, perwakilan perguruan tinggi, serta komunitas penggiat lingkungan. [nm/ian]






