St Pauli (beritajatim.com) – Striker Bayern Munchen Harry Kane selangkah lagi bisa merasakan debut gelar di karier profesionalnya. Itu dipicu hasil imbang 1-1 yang diraih Bayer Leverkusen saat menghadapi FC St Pauli pada spieltag ke-30 dini hari tadi.
Hasil yang terjadi di Millerntor-Stadion, markas St Pauli, itu membuat jarak antara Leverkusen dan Bayern melebar menjadi 8 poin—64 poin berbanding 72 poin. Dengan hanya empat spieltag tersisa, Bayern bisa mengunci gelar Bundesliga (Meisterschale) saat menjamu FSV Mainz pada Jumat (26/4) mendatang.
Syaratnya, Bayern harus menang atas Mainz di Allianz Arena, dan pada saat yang bersamaan, Leverkusen gagal mengalahkan FC Augsburg. Jika dua syarat itu terpenuhi, gelar Bundesliga akan resmi jatuh ke tangan Bayern Munchen.
Namun jika Bayern dan Leverkusen sama-sama meraih kemenangan, maka kepastian Meisterschale harus ditunda setidaknya satu pekan lagi. Bahkan, penentuan gelar bisa semakin molor bila Bayern tergelincir dan Leverkusen justru berhasil menang.
“Secara matematis, peluang kami belum habis. Tetapi, jarak dengan Bayern kini sangat jauh. Kami terlalu banyak meraih hasil seri musim ini,” ujar pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, mengomentari hasil imbang tersebut. Dari 30 spieltag yang telah dimainkan, Leverkusen mencatatkan 10 hasil imbang.
Musim ini menjadi antiklimaks bagi Leverkusen. Setelah musim lalu mencetak sejarah dengan meraih double winners Bundesliga dan DFB-Pokal, serta nyaris meraih treble sebelum dikalahkan Atalanta BC di final Liga Europa, kini mereka di ambang kehilangan trofi domestik utama.
Sementara bagi Harry Kane, ini bisa menjadi momen spesial. Sejak memulai karier profesionalnya, baik bersama Tottenham Hotspur maupun timnas Inggris, Kane belum pernah mengangkat trofi mayor. Kini, kesempatan itu terbuka lebar bersama Bayern. [dio/beq]






