Lamongan (beritajatim.com) – Kabupaten Lamongan menjadi sorotan investor asal Taiwan sebagai wilayah yang potensial untuk pengembangan investasi jangka panjang. Hal ini disampaikan langsung oleh Director General Taipei Economic and Trade Office (TETO), Isaac Chiu, usai bertemu dengan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (16/4/2025).
“Selama saya menjabat di Jawa Timur, sering mendengar nama Lamongan. Lamongan memiliki sumber daya manusia yang berdaya saing, sehingga berpotensi menjadi wilayah investasi yang terus berkembang,” ujar Isaac di ruang kerja Bupati.
Isaac menyebut, saat ini sudah terdapat enam perusahaan asal Taiwan yang menanamkan modal di Lamongan. Ia juga berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah Taiwan agar memperluas investasinya di kabupaten yang dikenal dengan sebutan Kota Soto ini.
“Saya akan terus menyampaikan ke Pemerintah Taiwan untuk berinvestasi di Lamongan, karena Lamongan memiliki potensi yang tinggi,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para investor guna menjaga keberlangsungan dan kenyamanan berusaha di daerahnya.
“Pelayanan yang berkualitas menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor. Komitmen ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, yang pada tahun 2024 tercatat mencapai 4,81 persen,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.
Pemerintah daerah terus mendorong penguatan iklim investasi dengan membuka peluang di berbagai sektor, termasuk industri, perikanan, dan pengolahan hasil pertanian yang menjadi unggulan Kabupaten Lamongan. [fak/beq]






