Kediri (beritajatim.com) – Sebanyak 417 atlet dari 43 cabang olahraga (cabor) di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri resmi menjalani Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab). Program latihan intensif ini dimulai sejak April 2025 sebagai bentuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-IX yang akan digelar di Malang Raya.
Puslatkab menjadi langkah strategis dalam pembinaan prestasi atlet, terutama untuk mendongkrak posisi Kabupaten Kediri dalam klasemen perolehan medali Porprov mendatang. Targetnya, Kabupaten Kediri dapat masuk 10 besar dengan perolehan medali yang lebih baik dibandingkan ajang sebelumnya.
“Puslatkab sudah kita mulai April ini dan akan berlangsung hingga Juni 2025 mendatang,” kata Hakim Rahmadsyah Parnata, Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri.
Untuk ajang Porprov Jatim 2025, Hakim menargetkan sebanyak 32 medali emas dapat direbut oleh kontingennya. Target ini meningkat dua kali lipat dibanding perolehan medali emas pada Porprov Jatim 2023 yang hanya mencapai 16 medali emas.
“KONI Kabupaten Kediri targetkan 32 medali emas agar bisa masuk 10 besar Jawa Timur. Target medali emas tersebut terbilang lebih tinggi, bila dibandingkan dengan perolehan medali emas Kontingen Kabupaten Kediri di ajang Porprov 2023 kemarin sejumlah 16 medali emas,” ungkapnya.
Beberapa cabor unggulan yang menjadi andalan dalam perburuan emas antara lain adalah berkuda, tarung drajat, wushu, dan aeromodelling.
“Namun demikian, kita tidak hanya terfokus terhadap cabor unggulan saja. Di satu sisi cabor-cabor lain terlihat juga memiliki persiapan yang bagus, dan memiliki motivasi tinggi untuk memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Kediri. Mohon doanya kepada masyarakat Kabupaten Kediri untuk terus mensuport serta mendoakan langkah kami untuk bertanding di Porprov Jatim 2025 ini,” ujar Hakim. [nm/beq]






