Bangkalan (beritajatim.com) – Menumpuknya sampah di sejumlah pasar tradisional di Bangkalan kian memprihatinkan. Untuk mencegah hal itu agar tak semakin parah, dinas terkait melakukan pembelian 10 bak kontainer sampah dan truk pengangkut.
Plt Kepala Diskop Umdag Bangkalan, Achmad Siddik mengatakan bahwa pihaknya menghabiskan anggaran senilai Rp 1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ia mengaku, 10 kontainer bak sampah itu akan disebar ke 10 pasar tradisional di Bangkalan. Pasar yang mendapat bak sampah itu merupakan pasar dengan tingkat produksi sampah yang tinggi.
“Jadi total pasar kami ada 29 pasar. Namun yang mendapat hanya 10 yakni di Pasar Tanah Merah, Galis, Bancaran, Socah, Kamal,Blega, Kwanyar, Tanjungbumi, Sepulu dan Pasar Klampis,” ujarnya, Senin (14/4/2025).
Ia mengatakan, dari 10 pasar yang menerima pihaknya sudah mendistribusikan 4 kontainer bak sampah. Sedangkan sisanya masih dalam proses.
Siddik berharap, adanya bak sampah di pasar-pasar itu bisa dimanfaatkan masyarakat dengan membuang sampah pada tempatnya. Sehingga, sampah tidak berserakan hingga mengganggu aktifitas pasar.
“Kami berharap masyarakat dan pedagang pasar bisa membuang sampah ke bak sampah itu dan nantinya jika sudah penuh akan diangkut petugas. Kami mohon kerjasama masyarakat untuk menjaga kebersihan di setiap pasar,” pungkasnya. [sar/but]






