Banyuwangi (beritajatim.com) – Michael Edy Hariyanto terpilih sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Banyuwangi periode 2025-2029.
Seperti diketahui, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi tersebut terpilih sebagai Ketua Askab PSSI Banyuwangi periode 2025-2029, dalam kongres yang digelar di kampus Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) di Kelurahan Kertosari.
Dari kongres yang berlangsung, Michael memperoleh 10 dari 18 voters. Angka tersebut terhitung unggul 2 voters dari pesaingnya, Pebdi Arisdiawan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada kepolisian yang sudah mengamankan selama kongres berlangsung, Asosiasi Sepak Bola Profinsi (Asprof) yang sudah hadir di Banyuwangi, hingga para voters. Saya berupaya untuk memperhatikan seluruh klub tanpa pilih kasih, kecuali klub sepak bola yang memang nakal,” ujarnya, Rabu (9/4/2025).
Michael mengatakan, setelah resmi terpilih pihaknya tentu ingin fokus dan membina klub sepak bola secara serius. Bahkan, terkait anggaran dia mengaku, siap menggelontorkan melalui berbagai pihak bahkan dana pribadi.
“Tentu kedepan kami akan mengupayakan, hal tersebut sangat penting untuk membina dan membuat hidup dunia persepak bolaan di Banyuwangi. Hal tersebut penting, karena kami harus mempersiapkan talenta muda untuk generasi kedepan,” tuturnya.
Untuk mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Michael juga berupaya akan membangun komunikasi guna mendapat dukungan dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Pria yang juga menjabat sebagai Pimpinan DPRD Banyuwangi, Michael juga mengaku akan menganggarkan untuk pembinaan dan pengembangan industri sepak bola di Bumi Blambangan.
“Jika memang ada regulasinya, saya akan menganggarkan. Yang penting anggaran tersebut digunakan sebaik mungkin,” ungkapnya.
Mantan Manajer Persewangi periode 2007-2011 ini juga memiliki fokus kuat pada pembibitan pemain sepak bola sejak usia dini. Langkah ini diyakininya sebagai kunci utama untuk melahirkan atlet-atlet handal yang akan mengharumkan nama Banyuwangi di kancah sepak bola Jawa Timur dan nasional.
“Saya mempunyai konsep-konsep untuk menciptakan generasi atlet sepak bola yang handal,” pungkas Michael, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KONI periode 2016-2018. [tar/ian]






