Surabaya (beritajatim.com) – Selama ini, Lumajang seringkali hanya dianggap sebagai pintu gerbang menuju Gunung Semeru atau jalur alternatif ke Bromo.
Padahal, kota yang berada di kaki gunung ini menyimpan begitu banyak potensi wisata yang luar biasa, mulai dari air terjun yang megah hingga danau alami yang tenang dan memikat.
Keindahannya bahkan sering disebut-sebut seperti dunia fantasi—alami, belum banyak tersentuh tangan manusia, dan menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.
Untuk kamu yang ingin menikmati keindahan alam tanpa hiruk-pikuk wisatawan, inilah 7 tempat wisata di Lumajang yang akan membuatmu merasa sedang berada di negeri dongeng.
1. Air Terjun Tumpak Sewu
Tumpak Sewu adalah salah satu ikon wisata alam di Lumajang dan sering dijuluki sebagai “Niagara-nya Indonesia”. Air terjun ini berbentuk setengah lingkaran dengan aliran air yang turun dari banyak titik tebing secara bersamaan, menciptakan tampilan air yang menyerupai tirai putih raksasa. Pemandangannya sangat dramatis, terutama saat pagi hari ketika kabut masih menggantung dan cahaya matahari mulai menembus pepohonan.
Untuk menikmati keindahan Tumpak Sewu, kamu bisa memilih dua cara: dari atas tebing (panorama point) atau turun ke dasar lembah untuk melihat air terjun dari dekat. Tapi perlu diingat, jalur ke bawah cukup terjal dan licin, jadi pastikan kondisi fisikmu fit dan gunakan alas kaki yang tepat.
Tumpak Sewu menjadi pilihan favorit pecinta fotografi dan petualang. Selain keindahannya, udara di sekitar lokasi juga sangat segar karena dikelilingi hutan tropis. Harga tiket masuk untuk wisata ini Rp 20.000 per orang
2. Ranu Klakah
Danau alami ini berada di Kecamatan Klakah dan merupakan salah satu dari tiga danau kembar yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik, bersama dengan Ranu Pakis dan Ranu Bedali. Dari ketiganya, Ranu Klakah adalah yang paling populer karena letaknya yang mudah diakses dan pemandangan spektakulernya.
Yang membuat danau ini begitu istimewa adalah pemandangan Gunung Lamongan yang tampak megah di latar belakangnya. Air danaunya tenang, menciptakan pantulan sempurna seperti cermin, terutama saat cuaca cerah. Di sekitar danau, tersedia perahu kecil untuk disewa wisatawan yang ingin berkeliling. Suasana di Ranu Klakah sangat damai dan cocok untuk relaksasi.
Kamu juga bisa menemukan berbagai warung sederhana di sekitar danau yang menjual kopi hangat dan camilan lokal. Sangat pas untuk dinikmati sambil duduk santai di tepi danau. Harga tiket masuk wisata ini hanya Rp 5.000 per orang.
3. Ranu Pane
Ranu Pane adalah danau yang berada di ketinggian sekitar 2.200 mdpl dan menjadi salah satu pintu masuk resmi menuju Gunung Semeru. Meski terkenal sebagai pos pendakian, kawasan ini juga sangat cocok dikunjungi oleh wisatawan biasa yang ingin menikmati danau dan udara pegunungan.
Dikelilingi oleh perbukitan hijau dan lahan pertanian milik warga, suasana di Ranu Pane terasa sangat sejuk dan tenang. Kabut sering turun di pagi atau sore hari, menciptakan kesan magis seperti dalam cerita fantasi. Danau ini menjadi habitat bagi berbagai jenis burung dan tanaman khas dataran tinggi.
Untuk kamu yang ingin lebih lama menikmati suasana, tersedia penginapan sederhana dan homestay milik warga sekitar.
4. Air Terjun Kapas Biru
Tak jauh dari Tumpak Sewu, Air Terjun Kapas Biru menawarkan pengalaman yang tak kalah menakjubkan. Dinamakan “Kapas Biru” karena percikan airnya yang lembut dan tampak sedikit kebiruan saat terkena cahaya. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 100 meter dan dikelilingi tebing batu tinggi serta vegetasi yang lebat.
Akses menuju lokasi cukup menantang karena kamu harus menyusuri jalan setapak dan anak tangga yang curam. Namun, setiap langkah terbayar lunas begitu kamu melihat derasnya air jatuh dari tebing dan menciptakan kabut halus yang menyelimuti sekitar. Spot ini sangat direkomendasikan untuk kamu yang menyukai tantangan dan petualangan alam.
Harga tiket masuk ke Air Terjun Kapas Biru di Lumayang sekita Rp 10.000 per orang. Selain itu, ada juga biaya parkir dan biaya camping.
Biaya parkir Rp. 5.000 untuk motor, Rp 10.000 untuk mobil. Biaya Camping Rp 20.000 per orang untuk 2 hari.
5. Puncak B29
Puncak B29 terletak di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, dan sering disebut sebagai “Negeri di Atas Awan” karena dari puncaknya, kamu bisa melihat hamparan awan seperti lautan putih yang membentang sejauh mata memandang.
Di ketinggian sekitar 2.900 mdpl, kamu bisa menyaksikan matahari terbit yang luar biasa indah, dengan Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru tampak jelas di kejauhan. Pemandangan ini menjadi favorit para fotografer alam dan pencinta sunrise. Harga tiket masuk ke Puncak B29 adalah Rp 5.000 per orang.
Untuk sampai ke puncak, kamu bisa menggunakan sepeda motor atau mobil jip, meskipun jalurnya cukup menantang. Banyak pengunjung yang memilih camping di area puncak untuk bisa menikmati malam bertabur bintang dan pagi yang menyambut dengan keajaiban alam.
6. Ranu Regulo
Masih berada di sekitar Ranu Pane, Ranu Regulo adalah danau kecil yang tersembunyi dan belum terlalu dikenal wisatawan. Letaknya hanya sekitar 15 menit berjalan kaki dari Ranu Pane, tapi suasananya jauh lebih sunyi dan mistis.
Airnya tenang, dikelilingi hutan kecil dan tumbuhan liar. Suasana sepi dan udara dingin membuat tempat ini cocok untuk merenung atau sekadar melepas penat. Ranu Regulo juga menjadi tempat favorit untuk camping karena aksesnya mudah namun menawarkan ketenangan luar biasa.
Harga tiket Ranu regulo bagi warga negara Indonesia pada hari kerja sekitar Rp 20.000 per orang per hari, dan Rp 30.000 pada hari libur. Sedangkan untuk berkemah saat hari kerja senilai Rp 25.000 dan Rp 35.000 per orang saat hari libur
Saat wisatawan nusantara berkemah dalam waktu 2 hari maka harus membayar Rp 50.000 saat hari kerja Rp 60.000
7. Goa Tetes
Goa Tetes adalah destinasi unik yang memadukan gua alami dengan aliran air terjun kecil yang menetes dari celah bebatuan. Air yang mengalir telah membentuk stalaktit dan stalagmit alami, menciptakan pemandangan yang sangat menawan dan eksotik.
Goa ini memiliki jalur yang cukup licin dan lembab, jadi disarankan untuk berhati-hati saat menjelajahinya. Suasana dalam gua yang temaram, aliran air yang terus menetes, serta batuan berwarna kekuningan membuatnya tampak seperti gua dalam cerita dongeng.
Karena lokasinya berada tak jauh dari Tumpak Sewu, kamu bisa mengunjungi keduanya dalam satu hari.
Biaya masuk ke Goa Tetes sekita Rp5.000 per orang [aje]






