Bondowoso (beritajatim.com) – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan pentingnya internalisasi nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik. Penegasan ini disampaikannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) pada Selasa (16/4/2024), usai libur panjang Idulfitri.
Menurut Fathur, nilai dasar ASN bukan sekadar slogan, melainkan prinsip utama yang harus dijadikan pegangan dalam menjalankan tugas.
“Ketika kita berbicara tentang kedisiplinan, maka nilai dasar itu menjadi pegangan kita. Itu prinsip,” ujar Fathur kepada BeritaJatim.com.
Ia menekankan bahwa sidak yang dilakukan tidak hanya untuk mengecek kehadiran ASN dan non-ASN, tetapi juga untuk memastikan kesiapan mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Karena kita liburnya sudah cukup lama, maka ayo kita hadir secara ontime, disiplin, agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Fathur menyebutkan bahwa sektor pendidikan dan pertanian menjadi fokus penting dalam sidak kali ini. Pendidikan, menurutnya, merupakan bagian dari layanan dasar yang wajib diberikan secara maksimal kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan bisa benar-benar terlayani. Untuk itu, pegawai harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, sektor pertanian, meski tidak termasuk dalam kategori Standar Pelayanan Minimal (SPM), dinilai tetap strategis karena menjadi penopang utama ekonomi masyarakat Bondowoso.
“Pendapatan masyarakat Bondowoso sebagian besar berasal dari pertanian. Maka kita ingin memastikan bahwa pertanian ini berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. [awi/beq]






