Ponorogo (beritajatim.com) – Momentum hari pertama kerja pasca libur Lebaran 1446 Hijriah diwarnai pemandangan tak biasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terlihat tergesa-gesa memasuki kawasan kantor Pemkab, Selasa pagi (8/4/2025).
Mereka terlambat hadir mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Sugiri Sancoko di halaman kantor pemerintahan setempat.
Dari pantauan langsung wartawan beritajatim, gerak cepat sejumlah ASN ini nyaris serempak terjadi jelang dimulainya apel. Beberapa pegawai tampak berlari kecil, sementara sebagian lainnya bergegas dari area parkir menuju barisan apel. Selain itu juga ada beberapa ASN juga melewati jalan tikus untuk menuju lokasi apel.
Suasana halaman kantor Pemkab pun berubah menjadi semacam arena lomba lari dadakan, dipicu oleh detik-detik menjelang apel dimulai.
Belasan sepeda motor ASN bahkan terparkir tak semestinya di depan gerbang utama. Satu unit mobil dinas yang diketahui milik salah satu kepala dinas juga terlihat terhenti tepat di depan portal pintu gerbang, lantaran akses masuk sudah tertutup. Kendaraan tersebut praktis tidak bisa masuk ke area dalam kompleks perkantoran, sehingga pemiliknya diduga terpaksa berjalan kaki untuk bergabung dalam barisan apel.
Bupati Sugiri Sancoko, yang mengenakan seragam dinas lengkap, memimpin langsung apel pagi dengan ekspresi tenang namun penuh makna. Kendati tidak mengeluarkan pernyataan langsung soal keterlambatan ASN, kehadirannya memimpin apel sendiri sudah menjadi pesan tegas akan pentingnya kedisiplinan, terutama di momen hari pertama kerja usai cuti panjang Lebaran.
“Habis apel ini nanti kita halal bi halal,” amanat Bupati Ponorogo dalam apel tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo terkait sanksi atau tindak lanjut atas keterlambatan sejumlah ASN tersebut.
Seperti kata Bupati Sugiri dalam kesempatan sebelumnya, ASN harus menjadi teladan, bukan sekadar pelaksana administrasi. Dan mungkin, tanpa kata pun, apel pagi tadi telah menjadi cermin untuk direnungi bersama: bahwa waktu, bagi seorang abdi negara, adalah komitmen yang tak boleh ditawar.
“Kita bukan hanya bekerja untuk menggugurkan kewajiban. ASN adalah motor penggerak pelayanan kepada masyarakat. Maka kehadiran di hari pertama adalah cerminan integritas kita,” dalam kesempatan sebelumnya. [end/aje]






