Jakarta (beritajatim.com) – Pemain tim nasional (Timnas) Indonesia U-17 Evandra Florasta, mengungkapkan perasaan gemetar yang ia rasakan saat mengambil tendangan penalti di laga melawan Korea Selatan U-17 dalam pertandingan perdana Grup C Piala Asia U-17 2025 pada Jumat (4/4/2025) malam WIB di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Arab Saudi.
Meskipun awalnya merasa cemas, Evandra berhasil tampil tenang dan mencetak gol penentu kemenangan bagi Indonesia.
Pada menit ke-90+1, Indonesia mendapat peluang emas melalui tendangan penalti setelah pemain Korea Selatan melakukan handball di kotak terlarang. Meskipun merasa gugup, Evandra berusaha menenangkan diri dan menarik napas sebelum menendang bola.
“Perasaan saya sangat deg-degan, gemetar aslinya. Tapi saya berusaha menenangkan diri dan tarik napas,” kata Evandra usai laga
Sayangnya, tendangan penalti Evandra bisa dibaca dengan baik oleh kiper Park Dohun, yang berhasil menepisnya. Namun, beruntung bagi Indonesia, bola rebound yang gagal diamankan Park Dohun jatuh kembali ke arah Evandra.
Tanpa ragu, Evandra langsung menyambar bola tersebut dan berhasil mencetak gol ke gawang Korsel.
“Saya lihat itu tidak gol, jadi saya cepat-cepat cari bola lagi dan alhamdulillahnya bolanya menuju saya lagi. Saya tendang dan akhirnya gol,” ungkap Evandra.
Evandra juga mengakui betapa sulitnya pertandingan melawan Korea Selatan yang terus memberikan tekanan sepanjang laga. Berdasarkan statistik yang dibagikan oleh Instagram timnas Indonesia, Korsel mendominasi pertandingan dengan menguasai bola sebanyak 68 persen dan menciptakan 21 tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran.
Sementara Indonesia hanya mencatatkan 32 persen penguasaan bola, dengan lima tembakan dan dua di antaranya tepat sasaran — satu dari penalti dan satu gol yang dicetak Evandra.
“Pertandingan hari ini sangat-sangat sulit, tapi alhamdulillah kita bisa berhasil menahan gempuran serangan dari Korea. Di menit akhir kita mendapatkan penalti dan bisa memaksimalkan gol itu,” kata Evandra. (faw/ted)






