Ponorogo (beritajatim.com) – Libur panjang Lebaran bukan halangan bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo untuk tetap maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Melalui skema pelayanan khusus, Dinkes memastikan sejumlah Puskesmas tetap buka, terutama yang memiliki fasilitas rawat inap dan Unit Gawat Darurat (UGD).
Kepala Dinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan jadwal operasional Puskesmas secara selektif.
Mulai tanggal 28 Maret serta 2 hingga 4 April 2025, Puskesmas tetap melayani masyarakat dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Layanan rawat jalan digabungkan dengan UGD untuk memudahkan akses masyarakat.
“Prinsip kami, masyarakat tetap bisa terlayani. Kalau darurat, langsung saja ke UGD, tidak perlu antre atau daftar. Tapi untuk kasus non-gawat darurat tetap ikuti alur standar,” kata Ayu, Jumat (4/4/2025).
Puskesmas dengan layanan UGD dipastikan buka 24 jam selama libur Lebaran. Sedangkan Puskesmas non-rawat inap mengikuti jadwal cuti nasional sesuai kebijakan pemerintah. Hal ini untuk memastikan efektivitas tenaga medis dan kesiapan fasilitas kesehatan.
“Puskesmas yang punya UGD tetap siaga penuh. Karena kami sadar, arus mudik membuat potensi kebutuhan layanan medis meningkat, termasuk dari pendatang luar daerah,” lanjutnya.
Tak hanya warga lokal, pelayanan juga terbuka bagi siapa pun yang datang ke Ponorogo selama masa mudik dan libur Lebaran. Dinkes memastikan kualitas pelayanan tetap setara, tanpa membedakan asal pasien.
“Kami layani semua masyarakat yang datang ke Bumi Reog. Standar pelayanannya tetap sama, baik warga Ponorogo maupun luar daerah,” ungkap Ayu.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan mudik. Terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit dan sedang mengonsumsi obat-obatan.
“Jangan lupa minum obat tepat waktu, jaga kondisi tubuh. Kalau capek di jalan, sebaiknya istirahat dulu. Jangan dipaksakan,” pungkasnya.
Dengan kesiapan ini, Dinkes Ponorogo berharap masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan sehat, tanpa khawatir kesulitan mengakses layanan medis. (end/ted)






