Nottingham (beritajatim.com) – Faktor utama Anthony Elanga dilepas Manchester United ke Nottingham Forest dua musim lalu adalah keyakinan bahwa ia bakal gagal bersaing di lini depan. Namun, sejak saat itu, Elanga justru membuktikan bahwa keputusan United melepasnya adalah kesalahan besar. Dini hari tadi, ia mencetak gol semata wayang yang membawa Forest menang atas United pada matchweek ke-30 Premier League.
Gol winger asal Swedia itu tercipta saat laga yang dimainkan di The City Ground, Nottingham, baru berjalan lima menit. Meski emosional, Elanga memilih untuk tidak berselebrasi sebagai bentuk penghormatan kepada United, klub profesional pertamanya. Ia juga merupakan bagian dari tim junior United pada 2014-2021.
Gol Elanga bukan hanya memastikan kemenangan Forest, tetapi juga memperkukuh posisi mereka di peringkat tiga klasemen dengan 57 poin. Meski masih berpeluang mengejar Liverpool yang berada di puncak dengan 70 poin, target utama Forest adalah finis di empat besar untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Momen semakin istimewa karena gol yang dicetak Elanga tergolong fenomenal. Ia melakukan solo run sejauh 75 meter dalam skema serangan balik. Elanga menang adu sprint dengan winger Alejandro Garnacho dan bek kiri Patrick Dorgu sebelum mengecoh bek Noussair Mazraoui dan melepaskan tembakan kaki kiri yang menaklukkan Andre Onana.
“Ketika melihat celah (saat serangan balik, Red), aku hanya berlari secepat mungkin ke gawang United. Aku yakin aku salah satu pemain tercepat di Premier League saat ini. Untuk eksekusi, aku juga bisa menggunakan kaki kanan atau kiri dengan sama baiknya,” ujar Elanga kepada BBC sembari memegang trofi man of the match.
Bagi United, kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat 13 dengan 37 poin. Bahkan, musim ini mereka belum sekalipun meraih back-to-back kemenangan dalam dua matchweek beruntun. [dio/beq]






