Bielefeld (beritajatim.com) – Bayer Leverkusen dipastikan gagal meraih back-to-back double winners setelah langkah mereka ke final DFB-Pokal terhenti di semifinal. Leverkusen takluk 1-2 dari tim kasta ketiga, Arminia Bielefeld, dalam laga yang berlangsung di Bielefelder Alm, Bielefeld, dini hari tadi.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Leverkusen, mengingat Arminia Bielefeld merupakan tim dari 3. Liga, atau kasta ketiga persepakbolaan Jerman di bawah Bundesliga dan Bundesliga 2. Padahal, Leverkusen sempat unggul lebih dulu melalui gol Jonathan Tah pada menit ke-17. Namun, Arminia mampu membalikkan keadaan sebelum jeda lewat gol Marius Worl (20′) dan Maximilian Grosser (45’+3).
Begitu wasit Harm Osmers meniup peluit panjang, ribuan suporter Arminia langsung merangsek ke dalam lapangan untuk merayakan kemenangan bersejarah. ESPN bahkan menyebut hasil ini sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola Jerman.
Arminia Bielefeld sendiri menunjukkan performa luar biasa di DFB-Pokal musim ini. Leverkusen menjadi tim Bundesliga keempat yang mereka singkirkan setelah sebelumnya menundukkan Werder Bremen di perempat final, SC Freiburg di babak 16 besar, dan Union Berlin di putaran kedua.
Bagi Leverkusen, kegagalan ini semakin mengancam peluang mereka untuk meraih gelar musim ini. Di Bundesliga, mereka masih tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Bayern Munchen (59 poin berbanding 65 poin).
“Biasanya, aku tidak akan minum-minum untuk merayakan kemenangan. Tetapi, pengecualian untuk kali ini. Tidak akan ada warga kota ini yang akan tidur untuk merayakannya,” ujar der trainer Arminia, Michel Kniat, seperti dikutip dari Kicker. [dio/beq]






