Mojokerto (beritajatim.com) – Dalam momentum penuh keberkahan Idul Fitri 1446 Hijriah, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam mewujudkan ‘Panca Cita’. ‘Panca Cita’ merupakan penjabaran dari visi dan misi Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto 2025-2030.
Ajakan ini disampaikan saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah di Masjid Agung Al-Fattah, Kota Mojokerto, Senin (31/3/2025). Lima misi utama dalam ‘Panca Cita’ tersebut diantaranya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program unggulan Mojokerto Cerdas dan Mojokerto Berprestasi.
Penguatan ketahanan sosial dan budaya melalui Mojokerto Berbudaya, Mojokerto Guyub, dan Mojokerto Tentram, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui Mojokerto Makmur, Mojokerto Sejahtera, dan Mojokerto Memikat serta integrasi tata kelola pemerintahan melalui pelayanan publik yang inovatif dan berbasis digital.
Pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan melalui Mojokerto Asri dan Mojokerto Digitalisasi. “Dengan semangat Idul Fitri ini, saya ingin mengajak seluruh masyarakat Kota Mojokerto untuk bersama-sama bersinergi dalam mewujudkan Panca Cita, guna menjadikan kota kita lebih maju dan sejahtera,” ajaknya.
Ning Ita (sapaan akrab, red) menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai sendiri. Sinergi antara pemerintah, Forum Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda), serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita besar bagi Kota Mojokerto.
“Pemerintah Kota Mojokerto beserta seluruh jajaran Forkopimda mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah yang telah kita laksanakan sepanjang bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT dan menjadi jalan bagi kita semua menuju keberkahan dan keselamatan,” katanya.
Ning Ita berharap agar nilai-nilai kebaikan yang telah dilatih selama Ramadan. Seperti kesabaran, ketabahan, dan kerendahan hati dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak semangat Ramadan menjadi teladan untuk menjalani 11 bulan kedepan.
“Semoga semangat Ramadan tidak berhenti di bulan suci ini, tetapi terus kita jaga dalam 11 bulan ke depan, agar perilaku dan tutur kata kita senantiasa mencerminkan kebaikan,” pungkasnya.
Usai Salat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Fattah, Ning Ita bersama Forkopimda serta jajaran Pemkot Mojokerto menggelar Open House di Rumah Rakyat. Acara ini turut dihadiri masyarakat umum yang ingin bersilaturahmi dan merayakan kebersamaan dalam suasana Idul Fitri. [tin/ted]






