Jember (beritajatim.com) – Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bakal beroperasi pada awal 2026.
Wakil Rektor bidang Keuangan dan Umum Unej Sri Hernawatu mengatakan, selain melayani masyarakat Jember dan sekitarnya, rumah sakit ini juga menjadi lokasi pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Farmasi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.
RSPTN Unej dibangun di atas lahan seluas 17.630 meter persegi dengan total luasan gedung 19.268 meter persegi, di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Patrang, Jember.
RSPTN Unej terdiri dari gedung A untuk Instalasi Gawat Darurat dan rawat inap. Sementara gedung B berfungsi sebagai poliklinik dan ruang tindakan operasi.
Kementerian Pekerjaan Umum menghabiskan dana Rp 174 miliar dan waktu dua tahun untuk membangun rumah sakit tersebut.
Unej akan melengkapi dengan fasilitas pendukung, mulai peralatan pemeriksaan kesehatan, peralatan laboratorium hingga Sumber Daya Manusia (SDM), setelah Kementerian PU resmi menyerahkan gedung RSPTN kepada rektorat, 26 Maret 2025.
Hernawati mengatakan pembangunan RSPTN membutuhkan kerja keras dan gotong royong semua pihak, seperti Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan Kementerian PU.
“Kami bersyukur rencana untuk mewujudkan RSPTN ini makin nyata,” kata Hernawati sebagaimaba dilansir Humas Unej, Senin (31/3/2025).
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Jawa Timur, Ani Virgyani, berharap RSPTN akan menunjang proses belajar mengajar dan perkuliahan program studi rumpun kesehatan di Unej. “Juga meningkakan derajat kesehatan warga Jember dan sekitarnya,” katanya. [wir/ted]






