Surabaya (beritajatim.com) – PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine), anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), memastikan kesiapan armada dan layanan operasional pemanduan serta penundaan kapal di 55 wilayah kerja di seluruh Indonesia berjalan optimal dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan arus logistik barang dan penumpang menjelang lebaran, yang vital untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama PT Pelindo Marine Service, Warsilan, menegaskan bahwa optimalisasi layanan kapal menjadi kunci utama dalam menjaga kesiapan operasional.
“Pelindo Marine bersinergi mendukung kelancaran logistik melalui kesiapan armada serta koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan dan pengguna jasa. Kami memastikan kesiapan kapal untuk mendukung keamanan sandar kapal penumpang maupun kapal logistik di sektor energi, perdagangan, transportasi, dan pelayaran. Layanan Pelindo Marine yang beroperasi 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu ini menjadi wujud dukungan terhadap konektivitas logistik dan rantai pasok, khususnya di masa menjelang Idulfitri,” jelas Warsilan.
Pelindo Marine telah menyiapkan strategi pengaturan formasi armada dan jadwal docking secara efektif untuk menjawab kebutuhan dan menghadapi tantangan di setiap wilayah operasional. Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik Pelindo Marine, Elvin Syah Putra, mengungkapkan bahwa optimalisasi armada menjadi fokus utama agar seluruh operasional berjalan sesuai standar layanan atau *Service Level Agreement (SLA).
“Konsistensi dan ketercapaian standar pelayanan menjadi kiat kesiapsediaan Pelindo Marine. Saat ini, sebanyak 150 Kapal Tunda dan 127 Kapal Pandu Pelindo Marine telah siap beroperasi di seluruh wilayah Indonesia dengan standar keselamatan tinggi serta didukung oleh kru kapal yang kompeten, sehingga siap memberikan pelayanan prima, termasuk selama masa Lebaran,” kata Elvin.
Manajer Armada PT Pelindo Marine Service, Anang Wahyudi, menambahkan bahwa perencanaan teknis, termasuk digitalisasi, pengelolaan suku cadang kapal, penyegaran kompetensi awak, serta aspek kepatuhan, telah berjalan dengan baik.
“Digitalisasi sistem Pelindo Marine untuk pengembangan kompetensi kru kapal dan pemantauan real-time dimaksimalkan untuk memastikan operasional berjalan lancar. Pemantauan dan pelaporan digital mengakomodasi koordinasi dengan awak kapal di seluruh Indonesia dengan tim darat serta kepatuhan terhadap prosedur, sehingga operasional berjalan efektif. Selain itu setiap wilayah operasional memiliki PIC (Person in Charge) yang bertanggung jawab untuk memastikan kondisi kapal selalu terpantau secara maksimal,” jelas Anang.
Upaya Pelindo Marine untuk menjaga kesiapsediaan layanan merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kelancaran arus logistik maritim di Indonesia. Keselamatan dan kelancaran operasional yang berjalan tanpa henti menjadi prioritas utama demi mendukung stabilitas distribusi logistik lintas sektor, terutama selama periode puncak menjelang lebaran.[rea]






