Bondowoso (beritajatim.com) – Pengembangan pariwisata di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur, terus diperkuat dengan rencana integrasi destinasi unggulan. Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid, menggagas sistem paket wisata terpadu yang menghubungkan Bali, Selingkar Ijen, dan Bromo Tengger Semeru (BTS).
“Kita ingin membuat sinergi kuat antara Bali, Selingkar Ijen, dan BTS dalam satu pola pemasaran pariwisata. Dengan sistem paket wisata terpadu, wisatawan bisa menikmati perjalanan yang berkelanjutan dari Bali ke Ijen, lalu ke Bromo Tengger Semeru,” ujar Bupati Abdul Hamid Wahid dalam wawancara dengan BeritaJatim.com via sambungan seluler.
Menurutnya, konsep ini akan memperkuat posisi Selingkar Ijen sebagai destinasi strategis yang menghubungkan dua kawasan wisata besar, yaitu Bali dan BTS.
“Selingkar Ijen ini sudah masuk dalam perencanaan pusat dan provinsi, tinggal bagaimana kita mengembangkan konsep aglomerasi ini agar bisa menarik wisatawan dalam satu paket perjalanan,” jelasnya.
Bupati menambahkan bahwa pola perjalanan wisata ini akan memanfaatkan jalur yang sudah ada, sekaligus membuka peluang pemasaran lebih luas.
“Kita menggagas travel pattern yang memungkinkan wisatawan menikmati rangkaian perjalanan dari Bali ke Kawah Ijen di Banyuwangi atau Bondowoso, lalu lanjut ke Bromo dan sekitarnya,” paparnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antarwilayah di Tapal Kuda. Menurutnya, Kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi harus berkolaborasi dalam konsep Selingkar Ijen.
“Di sisi lain, BTS yang mencakup Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan (serta Malang) juga memiliki peran strategis. Ini yang harus kita satukan,” terangnya.
Sebagai langkah awal, Bupati Bondowoso menyebutkan rencana pertemuan dengan pimpinan daerah terkait untuk merumuskan strategi pemasaran dan integrasi layanan wisata.
“Kita ingin wisatawan punya pengalaman seamless dari Bali ke Ijen, lalu ke Bromo, dengan akses yang mudah dan layanan yang terkoordinasi,” tegasnya. [awi/beq]







9 Komentar
GAGASAN yang sangat Bagus,
Namun harus di imbangi dengan Insfrastruktur nya, tahun kemarin masih banyak jalan berlobang diposisi tikungan menanjak, hal ini sangat membahayakan keselamatan Wisatawan. Karena disamping jalan itu jurang.
Mantap. Pelaku jasa wisata jg perlu diajak duduk bareng
Jalan yang ke Ijen dulu di perbaiki ..atau di lebarin untuk via Bondowoso..bukan cuman akses jalan ke Ijen..ke kawah wurung, Megasari,Taman Galuh,Air terjun Belawan,dan yang lainnya di Kecamatan Ijen perlu perbaikan…karena disana jadi sentral wisata alam Bondowoso
Akses Aman dan mulus dijamin wisatawan makin rame …
Suatu ide yang cukup brilian. Semoga cepat terealisasi. Selamat bupati ku… Saya mendukungmu.
Bondowoso tambah maju bersama pemerintahan Bupati terbaru
Jalan yang ke Ijen dulu di perbaiki ..atau di lebarin untuk via Bondowoso..bukan cuman akses jalan ke Ijen..ke kawah wurung, Megasari,Taman Galuh,Air terjun Belawan,dan yang lainnya di Kecamatan Ijen perlu perbaikan…karena disana jadi sentral wisata alam Bondowoso
Akses Aman dan mulus dijamin wisatawan makin rame …
Via banyuwangi lebih bagus kalau ke ijen
Di Bondowoso sebenarnya, banyak destinasi yg bisa dikembangkan terutama
Wisata alam sekitar yg msh belum mendapat perhatian penuh dr pemerintah daerah , jangankan infrastruktur di desa, didaerah perkotaan saja msh memprihatinkan.
Pemerintah an Banyuwangi dan bondowoso harus bersinergi untuk pengembangan ijen secara keseluruhan yang melibatkan semua travel agen dan pelaku wisata yang ada di Banyuwangi ataupun bondowoso.