Bojonegoro (beritajatim.com) – Kebakaran hebat terjadi di kawasan penyulingan minyak tradisional di Dusun Hargomulyo RT 08 RW 02 Desa Ngrowo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (15/3/2024) kemarin.
Kebakaran yang terjadi di kawasan pengelolaan minyak mentah tradisional itu kemudian dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro.
Kabid Penyelamatan dan Pemadaman Dinas Damkarmat Bojonegoro Ahmad Agus Salim mengatakan, lokasi penyulingan minyak mentah tradisional yang terbakar diketahui milik Candra (50). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dinas Damkarmat Bojonegoro Pos Padangan mengaku menerima laporan sekitar pukul 14.49 WIB. Jarak tempuh antara pos padangan dengan lokasi kejadian sekitar 30 km. Petugas akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 15.25 WIB dan api berhasil padam pada pukul 16.20 WIB.
“Pemadaman dilakukan dengan menggunakan 1 unit water suplay stainless pos padangan dan armada brandweer fire dengan mengerahkan 4 personil,” ujarnya, Minggu (16/3/2025).
Hasil perkiraan sementara, kebakaran diduga berasal dari percikan api akibat konsleting listrik Alkon yang berfungsi menyedot minyak mentah. Akibat kejadian itu, korban diduga mengalami kerugian material mencapai Rp60 juta.
Beberapa yang terbakar diantaranya, baby tank kapasitas 1.000 liter dengan jumlah sebanyak 9 biji. Diesel sebanyak 4 unit, drum berkapasitas 200 liter dengan jumlah 10 buah, minyak mentah sebanyak 5.000 liter dan bangunan berukuran 6×12 meter.
“Sementara material atau aset terselamatkan, bangunan warung ukuran 4×6 meter beserta isinya senilai Rp50 juta posisi di depan titik kebakaran,” pungkasnya.
Sementara diketahui, selain melakukan operasi pemadaman, petugas Dinas Damkarmat Bojonegoro juga memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat setempat terkait bagaimana cara mencegah kebakaran, penanganan awal kebakaran, sosialisasi terkait tupoksi Dinas Damkarmat Bojonegoro serta pembagian nomor Call Center. [lus/aje]






