Surabaya (beritajatim.com) – Ramadan adalah bulan penuh berkah, tetapi juga bulan di mana kita perlu memperhatikan kesehatan dan kebugaran tubuh. Puasa dapat memengaruhi energi dan stamina, sehingga penting untuk memilih olahraga yang tepat.
Dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (Ubaya), dr. I Gusti Ngurah Dodo Muliawan Ranuh, memberikan panduan praktis untuk tetap aktif selama bulan suci ini.
Olahraga yang Direkomendasikan
Dr. Dodo menyarankan olahraga ringan hingga sedang sebagai pilihan terbaik selama puasa. Jalan kaki, bersepeda santai, dan yoga merupakan contoh aktivitas yang ideal. Olahraga-olahraga ini membantu menjaga kebugaran tanpa membebani tubuh yang sedang berpuasa.
Jalan kaki, khususnya, juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan fleksibilitas. “Jalan kaki juga dapat memiliki manfaat untuk mengurangi stres dan meningkatkan fleksibilitas tanpa memberikan tekanan atau beban berlebih pada tubuh yang sedang dalam kondisi berpuasa,” katanya, Sabtu (15/3/2025).
Waktu yang Tepat untuk Berolahraga
Waktu terbaik untuk berolahraga intensitas tinggi, seperti angkat beban atau kardio, adalah beberapa jam setelah sahur atau setelah berbuka puasa. Pada saat ini, tubuh telah terhidrasi dengan baik dan memiliki cukup energi. Namun, untuk olahraga ringan, waktu sebelum berbuka atau menjelang berbuka juga bisa menjadi pilihan yang baik.
Manfaat Olahraga Saat Puasa
Selain menjaga kebugaran fisik, olahraga selama puasa juga menawarkan sejumlah manfaat kesehatan. Dokter Dodo menyebutkan beberapa di antaranya:
– Meningkatkan suasana hati: Aktivitas fisik melepaskan endorfin yang dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres.
– Mengontrol gula darah: Olahraga membantu tubuh menggunakan glukosa lebih efisien.
– Meningkatkan kualitas tidur: Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kualitas tidur, yang sangat penting selama bulan Ramadan.
– Meningkatkan metabolisme: Tubuh beradaptasi dengan menggunakan lemak sebagai sumber energi, sehingga membantu dalam proses pembakaran lemak.
Tips Tambahan
– Hidrasi: Pastikan Anda terhidrasi dengan baik sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Minum air putih yang cukup, terutama setelah berbuka puasa.
– Nutrisi: Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh.
– Dengarkan Tubuh Anda: Jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau tidak nyaman. Istirahat yang cukup juga sangat penting.
– Konsultasi: Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memulai program olahraga baru, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Menjaga kebugaran selama bulan Ramadan sangat mungkin dilakukan dengan memilih jenis dan waktu olahraga yang tepat. Dengan mengikuti panduan dari dr. Dodo, Anda dapat tetap sehat dan bugar selama bulan puasa sambil menikmati semua manfaatnya. [ipl/beq]






