Surabaya (beritajatim.com) – Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) IX Jawa Timur 2025 dipastikan akan menggelar cabang olahraga (cabor) selam di dua lokasi berbeda di Malang.
Nomor kolam akan berlangsung di Kota Malang, sementara nomor Open Water (OBA) akan diselenggarakan di Kabupaten Malang.
Ketua Umum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Possi) Jawa Timur, Mirza Muttawin, mengonfirmasi hal tersebut. “Untuk cabang olahraga selam akan dilaksanakan di Kota Malang untuk nomor kolam dan di Kabupaten Malang untuk nomor OBA,” ungkap Mirza pada Selasa (11/3/2025).
Terkait nomor yang akan dipertandingkan, saat ini masih dalam tahap pembahasan oleh Panitia Pelaksana PORPROV IX Jatim.
Ajang Regenerasi Atlet Selam Jawa Timur
Mirza menegaskan bahwa ajang ini bertujuan mencari dan menjaring atlet muda berbakat yang dapat menjadi andalan Jawa Timur di masa depan. “Jadi cabor selam adalah untuk mencari dan menjaring atlet muda yang nantinya akan dipersiapkan menjadi atlet andalan Jawa Timur. Para atlet ini diharapkan bisa berlaga di event-event besar seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Pekan Olahraga Nasional (PON), dan SEA Games,” ujarnya.
Dengan adanya kompetisi multievent seperti PORPROV IX Jatim, atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Hal ini sekaligus menjadi ajang evaluasi bagi pembinaan atlet selam di provinsi ini.
“Acara ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur bagi keberhasilan pembinaan atlet selam di Jawa Timur dan menjadi ajang untuk menunjukkan prestasi atlet-atlet selam di provinsi tersebut, dengan standar perlombaan yang mengikuti aturan CMAS Rules 2022,” tambahnya.
Lebih dari itu, Mirza menekankan pentingnya regenerasi atlet selam agar Jawa Timur tetap mampu mempertahankan dominasinya di ajang nasional, khususnya PON. “Tanpa regenerasi dan persiapan yang matang, prestasi selam Jawa Timur di PON mendatang bisa terancam tidak optimal, sehingga mempertahankan hat-trick juara umum menjadi semakin sulit,” pungkasnya.
PORPROV IX Jatim 2025 diperkirakan akan digelar pada Juni atau Juli mendatang. Dengan persiapan yang matang, diharapkan Jawa Timur mampu melahirkan atlet-atlet selam yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional.






