Malang (beritajatim.com) – Kampus-kampus di Malang, seperti Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB), tetap menggelar perkuliahan selama bulan Ramadan. Meskipun suasana kampus sedikit berbeda, aktivitas akademik tetap berlangsung dengan penyesuaian jam kuliah agar mahasiswa tetap nyaman menjalani ibadah puasa.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa parkiran masih cukup penuh, meski lebih lengang dari biasanya. Suasana kelas juga tetap aktif, meskipun interaksi mahasiswa terlihat lebih santai.
Vildan, mahasiswa asal Kalimantan Tengah, mengaku bahwa jam kuliah di UM mengalami perubahan. Namun, menurutnya, perubahan ini tidak mengganggu jalannya perkuliahan maupun ibadah puasa.
“Puasanya tetap lancar, kuliah juga jalan. Karena memang bukan waktunya liburan, kampus tetap masuk seperti biasa, hanya ada jam khusus untuk di UM,” ujar Vildan.
Di UM, jam kuliah yang biasanya dimulai pukul 07.00 WIB bergeser 30 menit menjadi 07.30 WIB. Durasi perkuliahan pun lebih singkat dibandingkan dengan jadwal reguler di luar Ramadan.

Kondisi serupa terjadi di Universitas Brawijaya (UB). Perkuliahan tetap berjalan dengan jadwal yang disesuaikan agar mahasiswa tetap bisa menjalani ibadah dengan nyaman.
Anggi, mahasiswa asal Depok yang beragama non-Muslim, justru menikmati suasana Ramadan di kampus.
“Meski saya tidak menjalankan ibadah puasa, saya ikut merasakan vibes Ramadan. Seru juga bisa berburu takjil bareng teman-teman Muslim,” ungkapnya.
Sementara itu, Siti, mahasiswa UM, asal Malang, mengaku senang dengan perubahan jadwal yang lebih singkat, meskipun tetap harus beradaptasi dengan jadwal berbuka puasa.
“Jadwal yang lebih pendek cukup membantu, tapi kalau kuliah sore menjelang buka puasa, rasanya lumayan berat juga. Untungnya, dosen-dosen memahami kondisi mahasiswa dan tidak terlalu membebani,” ujar Siti.
Kampus di Malang tetap menjalankan perkuliahan selama Ramadan dengan berbagai penyesuaian. Bagi sebagian mahasiswa, ini adalah kesempatan untuk tetap produktif sambil menjalankan ibadah, sementara yang lain mungkin merasa perlu lebih banyak waktu untuk beradaptasi. [dan/beq]






