Blitar (beritajatim.com) – Dengan nada gemetar, Istiqomah membaca kitab suci Alquran yang ada di sebuah surau di Dusun Bendelonje, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Nenek 65 tahun tersebut tidak sendiri, ia ditemani oleh puluhan lansia lainnya yang juga ingin menjemput surga di usia senjanya.
Ya, Istiqomah telah 10 hari mengikuti Pondok Ramadhan Lansia Bendelonje Blitar. Di Usia senjanya Nenek asal Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar itu ingin mengumpulkan sebanyak-banyaknya pahala di Bulan Suci Ramadhan ini.
Selama berpuasa, nenek 65 tahun itu pun menghabiskan sisa hidupnya untuk membaca Alquran serta mendengarkan kajian islam di Pondok Ramadhan Lansia Bendelonje. Istiqomah pun merasa bahagia karena bisa bergabung dengan Pondok Ramadhan lansia ini.
“Senang karena disini kegiatannya membaca Alquran juga banyak temannya, jadi tidak keingat beban di rumah,” ungkap Istiqomah, peserta Pondok Ramadhan Lansia Bendelonje, Senin (10/03/2025).
Istiqomah merupakan satu dari 65 peserta Pondok Ramadhan lansia Bendelonje. Pondok Ramadhan ini merupakan sebuah wadah bagi para lansia untuk menjemput surga di usia senjanya.
Di sini para lansia diajak untuk tadarus Alquran serta menjalankan ibadah sholat tarawih bersama-sama. Bukan hanya itu para lansia juga diberikan pemeriksaan kesehatan serta senam.
“Kalau di sini kan selalu membaca Alquran jadi harapannya ketika pulang bertemu dengan Allah bisa disertai juga dengan bacaan yang baik,” ungkap Sri Banun, Pengasuh Pondok Ramadhan Bendelonje.
Pondok Ramadhan lansia ini sudah berdiri selama 10 tahun lamanya. Tempat ini pun selalu menjadi jujukan para lansia yang ingin mengumpulkan amal ibadah sebanyaknya di bulan puasa.
Pasalnya pondok Ramadhan lansia Bendelonje ini hanya buka selama 2 pekan awal bulan puasa. Selama 2 pekan itu, para lansia akan tinggal di sebuah surau dan asrama masjid untuk menjalani berbagai kegiatan peribadatan mulai dari sholat 5 waktu, sholat tarawih, tadarus Alquran, mengkaji kitab, senam hingga bermain game dan pemeriksaan kesehatan.
“Ada to orang tua yang sedih gitu tapi kalau sudah menempati di sini tidak ada orang tua yang sedih gitu, semuanya senang,” tegasnya.
Total sudah ada puluhan alumni Pondok Ramadhan lansia Bendelonje. Bahkan tidak sedikit mereka yang telah berpulang ke hadapan Allah.
Pondok pesantren lansia Bendelonje ini menjadi alternatif bagi para orang tua yang ingin mempersiapkan kematiannya. Disini semua gratis tanpa dipungut biaya, sang pengasuh hanya ingin semua lansia mati dalam keadaan khusnul khotimah. [owi/beq]






