Turin (beritajatim.com) – Juventus gagal meramaikan persaingan scudetto setelah takluk 0-4 dari Atalanta BC pada giornata ke-28 Serie A, Senin (10/3) dini hari di Allianz Stadium, Turin. Kekalahan ini menjadi yang terburuk bagi Bianconeri dalam laga kandang Serie A sejak 1967.
Juve yang berambisi mengejar ketertinggalan dari Inter Milan justru tampil melempem di hadapan pendukungnya sendiri. Atalanta tampil agresif sejak awal dan berhasil mencetak empat gol tanpa balas. Hasil ini membuat Juventus tertahan di peringkat keempat dengan 52 poin, sementara Atalanta kini mengoleksi 58 poin dan hanya berjarak tiga angka dari Inter Milan yang memuncaki klasemen.
“Kekalahan seperti ini tentu membuat kami sedih. Tetapi, sisi baiknya bagi kami, scudetto tidak lagi jadi beban (untuk bisa tampil all out di sisa musim ini apa pun hasilnya, Red),” ujar allenatore Juve, Thiago Motta, dikutip dari Tuttosport.
Bagi Atalanta, kemenangan ini membuka peluang untuk kembali merasakan puncak klasemen pekan depan. Mereka akan menghadapi Inter Milan dalam laga krusial yang bisa menentukan persaingan juara Serie A musim ini.
“Ketika sebuah tim menghabiskan 300 hari bersama dalam setahun, maka itu akan menjadi perbedaan,” ujar pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, merujuk pada kekompakan dan mental positif timnya. [dio/beq]






