Jakarta (beritajatim.com) – Panggung sepak bola Indonesia kembali memanas! Malam ini, Minggu (9/3/2025), Arema FC bersiap menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Laga ini diprediksi bakal berlangsung sengit, mengingat Persija sedang dalam misi memburu kemenangan untuk memperkokoh posisi mereka di papan atas, sementara Arema FC tak akan menyerah begitu saja meski rekor tandang mereka kurang meyakinkan.
Saat ini, Persija Jakarta bertengger di posisi keempat klasemen Liga 1 dengan raihan 43 poin dari 25 pertandingan. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini tampil cukup impresif musim ini, mengantongi 12 kemenangan, tujuh kali imbang, dan hanya menelan enam kekalahan.
Lini depan Persija terbukti tajam dengan 40 gol yang sudah mereka lesakkan, sementara pertahanan mereka juga cukup solid, kebobolan 29 kali.
Catatan kandang Persija bahkan lebih mentereng. Dari 12 laga sebagai tuan rumah, mereka belum sekalipun tersentuh kekalahan! Tujuh kemenangan dan lima hasil imbang menjadi bukti bahwa Stadion Patriot Candrabhaga adalah benteng yang sulit ditembus lawan.
Tak hanya itu, Persija juga sangat produktif di depan pendukungnya sendiri, mencetak 24 gol dan hanya kebobolan sembilan kali. Statistik ini jelas menjadi peringatan keras bagi Arema FC.
Di sisi lain, Arema FC datang dengan posisi sembilan klasemen, mengumpulkan 36 poin dari 25 laga. Singo Edan, julukan Arema, mencatatkan sepuluh kemenangan, enam hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Namun, performa tandang mereka jadi sorotan.
Dari 13 laga away, Arema hanya mampu meraih lima kemenangan, dua kali imbang, dan menelan enam kekalahan. Total 18 gol tercipta saat bermain di luar kandang, tetapi lini belakang mereka kerap rapuh dengan 20 kali kebobolan.
Meski begitu, Arema FC punya modal sejarah yang tak bisa diremehkan. Dalam 27 pertemuan dengan Persija di semua ajang, kedua tim terbilang imbang: Persija menang enam kali, imbang sepuluh kali, dan Arema juga mencatatkan enam kemenangan.
Khusus di kandang Persija, dari 13 pertemuan, Macan Kemayoran hanya menang empat kali dan imbang tiga kali, sementara Arema berhasil mencuri enam kemenangan. Fakta ini bisa jadi suntikan semangat bagi Arema untuk mengulang kejutan.
Memori pertemuan terakhir pada 26 Oktober 2024 masih segar di ingatan. Saat itu, Persija berhasil mempermalukan Arema FC di kandangnya sendiri dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan itu tentu menambah kepercayaan diri Persija jelang laga malam ini. Namun, Arema pastinya tak ingin sejarah terulang dan akan berjuang mati-matian untuk membalaskan dendam.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga gengsi antara dua tim besar dengan basis suporter fanatik. Persija yang haus kemenangan akan mengandalkan kekuatan kandang dan produktivitas gol mereka.
Sementara Arema FC, meski tak diunggulkan, punya peluang mencuri poin jika mampu memanfaatkan celah di pertahanan lawan seperti yang pernah mereka lakukan di masa lalu. [faw)/suf]






