Jombang (beritajatm.com) – Senin sore (3/3/2025) itu, jalanan di depan Mako Polres Jombang terasa lebih ramai dari biasanya. Matahari mulai condong ke barat, sementara para pengendara motor dan mobil melaju dengan ritme yang semakin cepat, seolah berpacu dengan waktu agar bisa segera tiba di rumah untuk berbuka puasa.
Di tengah kesibukan itu, sebuah pemandangan tak biasa menyambut mereka—sejumlah polisi berdiri di tepi jalan, membagikan bungkusan takjil dengan senyum ramah.
Bagi banyak pengendara, momen ini menjadi kejutan yang menyenangkan. Salah satunya adalah Adi, seorang pekerja harian yang setiap hari pulang dari proyek pembangunan di luar kota. Perjalanan panjang dan padat sering kali membuatnya belum sempat membeli makanan untuk berbuka.
Namun, sore itu, tangannya menerima sebungkus takjil dari seorang anggota polisi yang dengan tulus mengulurkan paket makanan ringan dan minuman segar. “Alhamdulillah, rezeki tak terduga,” ujar Adi sambil tersenyum.
Baginya, takjil ini bukan hanya sekadar makanan berbuka, tetapi juga bentuk perhatian yang menghangatkan hati. Di bulan Ramadan, di mana setiap detik menjelang berbuka terasa semakin berat, seteguk air dan makanan pembuka dari tangan orang lain bisa menjadi berkah yang luar biasa.
Tak jauh dari sana, seorang ibu dengan dua anak kecil juga menerima paket takjil dari polisi yang bertugas. Senyum sumringah terpancar dari wajah si kecil ketika ia melihat isinya. “Terima kasih, Pak,” ucap sang ibu dengan penuh syukur. Bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau tak sempat menyiapkan makanan, takjil ini adalah kebaikan yang datang di waktu yang tepat.
AKP Kasnasin, yang mewakili Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, menyebutkan bahwa aksi berbagi ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. “Kami ingin membantu mereka yang masih dalam perjalanan saat azan Magrib berkumandang. Ini juga bentuk kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.
Seiring matahari yang semakin tenggelam, wajah-wajah bahagia terlihat di antara para penerima takjil. Di bulan penuh berkah ini, kebaikan sekecil apa pun selalu meninggalkan jejak di hati.
Dan bagi mereka yang menerima, sebungkus takjil dari tangan polisi bukan hanya tentang berbuka puasa, tetapi juga tentang rasa persaudaraan yang semakin erat di tengah hiruk-pikuk kehidupan. [suf]






